Suara.com - Seorang bocah 12 tahun di Brasil ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi hangus terbakar dan penuh luka bakar.
Menyadur The Sun Rabu (8/9/2021), Adrian Chaves Lamin diduga tewas tersengat listrik ketika ia bermain layang-layang.
Bocah itu ditemukan tewas di peternakan yang terletak di desa Guaranesia, negara bagian Minas Gerais, Brasil pada 2 September.
Kecelakaan tersebut juga dilaporkan sampai memutus aliran listrik di desa tersebut selama beberapa jam.
Polisi setempat juga mengatakan ada laporan dari warga bahwa listrik di daerah itu padam sekitar pukul 08.30 waktu setempat.
Menurut penyelidikan polisi, Adrian bermain layang-layang di dekat peternakan ayahnya. Dia menggunakan layang-layang buatan sendiri yang dibuat dari kawat logam yang dibungkus dengan lapisan nilon.
Menurut laporan outlet media Guaxupe, layang-layang jenis tersebut digunakan pada pagar listrik untuk menjaga ternak tetap berada di kandang.
Sekitar pukul 11.00 pagi waktu setempat, salah satu saudara laki-laki Adrian curiga jika adiknya tidak berada di rumah.
Mendapati Adrian tidak di rumah, ayahnya bergegas mencarinya di sekitar rumahnya. Ia kemudian menemukan anak itu tergeletak tak bergerak.
Baca Juga: Legenda Sepak Bola Brasil Pele Dirawat di Rumah Sakit
Menurut keterangan ayah Adrian, bocah 12 tahun tersebut ditemukan tidak bergerak dan dalam keadaan hangus terbakar.
Correio Sudoeste melaporkan jika Adrian menderita luka bakar serius di bagian tangan dan kakinya.
Ayah Adrian segera memanggil tenaga medis sekitar pukul 12.30 waktu setempat, tetapi anak itu sudah tidak bernyawa.
Menurut polisi, Adrian tewas tersengat listrik ketik layang-layangnya terangkut ke sebuah kabel yang memiliki tegangan tinggi.
Layanan sosial di Guaranesia mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan sosial kepada keluarga Andrian.
Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut