Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang TKW curhat tentang pengalaman buruknya membeli emas di Taiwan viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, wanita tersebut bercerita bahwa ia pernah membeli emas putih saat bekerja di Taiwan beberapa tahun lalu.
Ketika sampai di kampung halaman, ia berniat menjual emas putih tersebut. Namun sayang jawaban pihak toko emas justru membuatnya seperti disambar petir.
Tak laku di Indonesia
Emas yang dibeli dengan uang hasil jerih payahnya itu tak laku di Indonesia dan malah disebut cincin mainan.
Mendengar penjelasan dari pihak toko emas di Indonesia, wanita tersebut langsung syok mengingat ia membeli dengan harga yang cukup tinggi.
"Saya beli di toko emas ya sumpah saya beli di toko emas, nah saya beli emas putih itu. Habis itu saya pulang," ujar wanita tersebut dalam videonya, dikutip Suara.com, Kamis (9/9/2021).
"Kalian tahu nggak ternyat nggak laku, katanya mainan, beli 800 NTD, tahun dulu kursnya masih 200 lebih, ya Allah bagaikan ketimpa apa gitu, brekkk," lanjutnya.
Sarankan tak beli berlian di Taiwan
Baca Juga: Salut! Perjuangan Nenek Ini Bisa Sekolahkan Anak Yatim Piatu hingga Perguruan Tinggi
Wanita tersebut lantas memberikan info mengenai tips membeli emas yang diberikan oleh sang majikan. Ia juga menyarankan warganet atau rekan sesama TKW di taiwan untuk tidak membeli berlian atau emas putih.
"Saya kasih tahu kamu ya kalau di Taiwan itu kamu lebih baik beli emas 9999, itu asli murni 24 karat," ujarnya menirukan sang majikan.
"Mereka bilang kalau di taiwan itu memang berlian harganya mahal, mahal pas beli tapi setelah itu nggak ada harganya, katanya aturannya seperti itu, ini sih saran aja ya mbak, lebih baik beli emas kuning aja," pungkasnya.
Komentar warganet
"Udah lah mending beli di Indonesia, tapi kadang-kadang motongnya banyak, cincinku kecil mas tua beli 810, mau ku tuker tambah cuma laku 500an pengen nangis kesel," ujar salah seorang warganet.
"Sama mbak, budheku juga gitu, emas dari taiwan banyak banget sampai dikasih ke ponakan, waktu ada yang patah dijual eh malah nggak laku di Indonesia dibilang mainan," ujar warganet lain.
Tag
Berita Terkait
-
Memilukan! Baru Selesai Sidang Skripsi, Mahasiswi Ini Kecelakaan Hingga Meninggal Dunia
-
Dapat Orderan Kasih Makan Anjing, Aksi Tak Terduga Driver Ojol Bikin Publik Nangis
-
Viral Aksi Pria Unboxing Motor BeAT Pakai Pedang Samurai, Bikin Melongo
-
Viral Remix Suara Azan Banjir Kecaman #Mnetapologize, TV Korea Minta Maaf
-
Salut! Perjuangan Nenek Ini Bisa Sekolahkan Anak Yatim Piatu hingga Perguruan Tinggi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif