Suara.com - Tim Mitigasi Persatuan Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat sudah ada 730 dokter yang gugur akibat pandemi Covid-19 di tanah air.
Tim Mitigasi PB IDI mencatat jumlah kematian dokter pada bulan Juli mencetak rekor tertinggi sebanyak 216 dokter gugur karena ledakan Covid-19 akibat varian delta.
"Kami sampaikan tentang kematian teman sejawat dokter, sampai hari ini terhitung 730 dokter yang meninggal, dari data yang kita dapatkan bulan Juli kematian teman sejawat dokter terhitung 216," kata Ketua Tim Mitigasi PB IDI Adib Khumaidi, Kamis (9/9/2021).
5 provinsi dengan kematian dokter terbesar berada di Jawa Timur 165 dokter, Jawa Barat 111 dokter, Jawa Tengah 103 dokter, DKI Jakarta 95 dokter, dan Sumatera Utara 52 dokter.
"Angka kematian tertinggi pada usia 50-60 tahun," lanjutnya.
Lebih rinci, jumlah dokter umum yang meninggal ada 385 jiwa, 377 dokter spesialis, dan 9 dokter residen, 43 di antaranya adalah guru besar.
"Pada Agustus terhitung ada 72 dokter meninggal ini masih cukup tinggi, kita berharap di September dan selanjutnya tidak ada lagi kematian teman sejawat," ucapnya.
Sementara, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) juga mencatat sudah ada 667 perawat yang gugur akibat terinfeksi Covid-19.
Baca Juga: Tak Punya Pabrik Vaksin Covid, Menkes Italia Heran Vaksinasi di Indonesia Bisa Lebih Cepat
Berita Terkait
-
WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?
-
Viral! Indigo Ramal Covid-19 Akan Hilang dari Indonesia, Setelah 3 Tanda Ini Terjadi
-
Tak Punya Pabrik Vaksin Covid, Menkes Italia Heran Vaksinasi di Indonesia Bisa Lebih Cepat
-
Studi: Divaksin Usai Sembuh dari Covid-19, Tumbuhkan Kekebalan Super
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi