News / Nasional
Kamis, 09 September 2021 | 12:52 WIB
Ilustrasi vaksinasi. [Istimewa]

Suara.com - Menteri Budi Gunadi Sadikin mengklaim Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza terkejut melihat vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang lebih cepat dari negaranya.

Budi menyebut hal tersebut disampaikan Speranza saat bertemu di pertemuan negara G20 awal September ini di Roma, Italia.

"Kami sampaikan bahwa Indonesia sekarang nyuntiknya sudah 108 juta suntikan ke 69 juta orang, jadi yang kaget pertama kali adalah Menteri Kesehatan Italia karena dia kan penduduknya 57 juta jadi kita udah menyuntik ke lebih banyak orang dibandingkan Italia, kita juga sudah menyusul Jerman dari sisi jumlah orang yang kita kan suntikan," kata Budi dalam diskusi virtual, Kamis (9/9/2021).

Mereka terkejut karena Indonesia negara yang tidak memiliki pabrik vaksin tapi bisa menggelar vaksinasi massal dengan cepat.

"Kita nggak punya pabrik vaksin, tetapi kita melobi semua produsen untuk dapat sebanyak-banyaknya vaksin. Total vaksin yang kita udah terima yang dari donasi mungkin sudah hampir 40 juta dosis," ucapnya.

Sejumlah siswa di DIY mengikutI vaksinasi untuk persiapan PTM. [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Budi mengungkapkan saat ini posisi Indonesia berada di ranking 6 dari sisi jumlah vaksinasi, sesudah China, India, Amerika Serikat, Brazil, dan Jepang.

Untuk diketahui, sejauh ini pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama sebanyak 70.322.560 orang (33,77 persen) dan baru 40.362.820 orang (19.38 persen) yang menerima dosis kedua atau selesai vaksinasi Covid-19.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga: 1.298 Perusahaan Ajukan Pailit Terdampak Wabah COVID-19, Apindo Was-was

Load More