Suara.com - Seorang preman di Inggris roboh setelah mencoba menyerang seorang pemuda yang ternyata adalah atlet dan juara jujitsu.
Menyadur The Sun Senin (20/9/2021), Alex Williams dari Guisborough, Teeside, menjadi korban penyerangan oleh pria tidak dikenal.
Detik-detik saat Alex mengalami penyerangan tersebut viral di media sosial. Dalam video tersebut, pelajar 16 tahun tiba-tiba diserang.
Alex, di video tersebut, terlihat sedang duduk bersama rekannya, tiba-tiba ada seorang pria mendatanginya dan menyerangnya. Pria itu terlihat mencengkram lehernya dan menyerangnya.
"Ketika dia semakin mendekat, saya melihat kesempatan untuk membela diri dan melawan, jadi saya mengambilnya," ujar Alex kepada Teeside Live.
"Ketika pertarungan dimulai, Anda harus memilih satu atau yang lain dan saya memilih untuk melawan dan saya fokus," sambungnya.
Alex juga mengatakan jika pria tersebut mengancamnya akan menusuknya dan menghancurkan kepalanya jika melawan.
"Jelas saya khawatir jika dia membawa pisau, tetapi dalam situasi seperti itu, ini tentang bertahan hidup dan untungnya saya siap," ujar Alex.
Dalam video tersebut, pria itu terlihat melawan untuk kedua kalinya meskipun sudah sempat dibanting oleh Alex.
Baca Juga: Los Angeles Amerika Serikat Waspadai Wabah Flu Anjing dan Leptospirosis
"Saya pikir setelah saya menjatuhkannya, dia akan pergi tetapi dia kembali lagi, jadi saya terus mencoba menahannya tanpa memukulnya," ungkap Alex.
"Saya dalam posisi duduk dan gerakan itu datang secara alami karena saya telah berlatih ribuan kali. Tujuan utama saya adalah untuk meredakan situasi dengan aman," sambung Alex.
Setelah pria itu pergi Alex kemudian menelepon polisi dan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.
"Ada darah di mana-mana dan saya menyadari dia telah menggigit telinga saya. Saya pergi ke rumah sakit untuk membersihkannya dan sekarang saya mendapat enam jahitan," ungkap Alex.
Pelajar yang berlatih di BJJ (Brazilian jujitsu) tersebut berharap insiden itu akan mendorong orang lain untuk berlatih bela diri.
"Saya melihat situasi itu sebagai pertengkaran kecil, tetapi sekarang sekitar 1,3 juta orang telah menonton video itu, saya tidak dapat mempercayainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan