Suara.com - Pekerja Google Maps yang sedang bekerja baru-baru ini menjadi viral. Ia terpergok oleh warga sedang merekam gang sempit agar bisa masuk dalam aplikasi penunjuk jalan tersebut.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @niammullah17. Hingga berita ini dipublikasikan, video telah disaksikan hampir 4 juta kali dan mendapatkan 290 ribu tanda suka.
"Gue rekam balik bos #googlemaps #fyp #karawang," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (23/9/2021).
Dalam video, pekerja Google Maps terlihat menaiki motor beroda tiga. Ia membawa sebuah alat perekam yang sudah ditempelkan di belakang motor.
Pekerja Google Maps itu kemudian mengendarai motornya dan masuk ke gang-gang sempit. Ia berniat merekam gang sempit agar fitur jalanan di Google Maps semakin lengkap.
Aksi pekerja Google Maps itu sendiri terpergok warga setempat. Hal ini terlihat dari sejumlah bocil atau bocah kecil yang sudah menunggu di ujung gang.
Bahkan, aksi pekerja Google Maps yang merekam gang itu membuat seorang warga tidak terima. Warga itu ternyata tidak terima karena dirinya merasa direkam Google Maps.
Ia pun membalas dengan merekam balik petugas Google Maps itu. Walau begitu, pernyataan warga ini hanyalah lelucon yang ditambahkan dalam video.
"Google Maps rekam gua? Gua rekam balik," tulisnya sebagai keterangan video TikTok.
Baca Juga: Viral Pengantin Bertemu dan Berkenalan Saat Nikah, 'Perjodohan Tidak Seseram Itu'
Sementara itu, pekerja Google Maps tetap santai meski menjadi pusat perhatian warga. Ia terus melanjutkan perjalanan merekam gang-gang sempit yang belum terdeteksi Google Maps.
Sontak, video yang beredar di TikTok ini ramai dikomentari warganet. Sebagaian besar warganet mengakui terkejut karena baru tahu jika cara kerja Google Maps merekam jalan.
Sementara warganet lainnya menuliskan beragam komentar kocak.
"Oh baru tahu gue kaya gitu kerjanya," sahut warganet.
"Lah gue kira otomatis, ternyata," tambah yang lain.
"Makasih ya, jadi tahu bentukan Google Maps yang asli," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Viral Pengantin Bertemu dan Berkenalan Saat Nikah, 'Perjodohan Tidak Seseram Itu'
-
Viral Ibu-ibu Tegur Outfit Cewek di Mal: Gak Sopan, Suami Saya Lihat Jadi Dosa!
-
Viral Cowok Minta Dibelikan Smartwatch Begitu Pacar Gajian, Publik: Kerja Jangan Ngemis!
-
Viral Wanita Curhat Punya Mertua 'Dajjal', Rumah Tangga sampai Hancur Tapi Bikin Puas
-
Viral Kolam Renang Jadi Kolam Lele di Vila Setelah Disewa 1 Bulan, Lihat Sendiri Fotonya
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan