Suara.com - Penyaluran BLT UMKM akan berakhir pada tanggal 30 September 2021. Maka dari itu anda perlu tahu cara cek penerima BLT UMKM di situs Eform BRI dan Banpresbpum.
Berikut ini cara cek penerima BLT UMKM di situs Eform BRI dan Banpresbpum. Simak baik-baik.
Seperti yang telah diketahui, bahwa Kemenkop UKM menargetkan penyaluran BPUM atau BLT UMKM tahap 2 berakhir di bulan September atau tanggal 30 mendatang. Sebelumnya, BPUM tahap 2 sudah disalurkan sejak bulan Juli dengan target penerima sebanyak 3 juta orang.
BLT UMKM disalurkan dalam tiga periode yaitu Juli, Agustus, dan September. Pada bulan Juli lalu, BPUM tahap 3 disalurkan kepada 1,5 juta pelaku usaha. Kemudian di bulan Agustus disalurkan kepada 1 juta pelaku usaha, dan di bulan September disalurkan kepada 500 ribu pelaku usaha.
Pelaku UMKM yang bisa mendapatkan BPUM atau BLT UMKM ini adalah mereka yang memenuhi sejumlah syarat dan kriteria. Selain itu, pelaku usaha yang mendapatkan BLT UMKM adalah mereka yang terdaftar sebagai penerima BPUM di link Eform BRI atau Banpres BNI.
Pelaku usaha yang memenuhi syarat dan kriteria serta masuk dalam daftar penerima BPUM atau BLT UMKM, nantinya akan mendapatkan bantuan Rp 1,2 juta dari Kemenkop UKM.
Adapun syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh Kemenkop UKM kepada para pelaku usaha agar bisa mendapatkan BPUM adalah sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia yang memiliki KTP dan KK.
- Memiliki usaha mikro atau UMKM.
- Memiliki NIB atau SKU.
- Tidak sedang mendapatkan KUR atau kredit perbankan.
- Bukan merupakan ASN, anggota TNI/Polri, dan karyawan BUMN/BUMD.
Cara Cek Penerima BLT UMKM
Baca Juga: Dear Pelaku UMKM, Ini Penyebab NIK KTP Tidak Muncul di Eform BRI
Segera cek apakah nama Anda masuk dalam daftar penerima BLT UMKM di link Eform BRI dan Banpres BNI dengan cara berikut ini.
- Buka browser hp/komputer.
- Masuk eform.bri.co.id atau banpresbpum.id.
- Masukkan NIK, lalu klik Cari Data.
- Setelah itu akan muncul keterangan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima BPUM atau tidak.
Jika nama Anda terdaftar sebagai penerima BPUM atau BLT UMKM di link Eform BRI atau eform.bri.co.id, maka Anda bisa mencairkan bantuan Rp 1,2 juta melalui bank BRI. Namun, jika nama Anda terdaftar sebagai penerima BPUM atau BLT UMKM di Banpres BNI atau banpresbpum.id, maka bantuan Rp1,2 juta bisa dicairkan di bank BNI.
Seperti itulah cara cek penerima BLT UMKM di situs Eform BRI dan Banpresbpum.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang
-
Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah
-
KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya
-
KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?
-
Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan
-
Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan
-
Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz
-
Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo
-
Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer
-
Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur