Suara.com - Lodewijk Friedrich Paulus segera ditetapkan dan dilantin menjadi Wakil Ketua DPR RI dalam Rapat Paripurna. Pimpinan DPR berharap kehadiran Lodewijk sebagai pengganti Azis Syamsuddin dapat langsung menjalankan tugas.
Diketahui satu dari lima kursi pimpinan DPR kosong sejak akhir pekan kemarin. Kosongnya kursi pimpinan itu karena Azis telah mengundurkan diri dari jabatannya seteleh ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
"Saya pikir kita dengan diisi kekosongan wakil ketua DPR bisa menjalankan tupoksi masing-masing sehingga kekosongan yang selama ini ada kemudian tugas-tugasnya bisa dipenuhi," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/9/2021).
Sementara itu terkait rekam jejak Lodewijk, Dasco menilai Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu sudah mumpuni untuk menjadi pimpinan DPR.
"Saya pikir dengan track record yang ada kemampuannya cukup teruji dan tidak ragu menjadi pimpinan DPR," kata Dasco.
Gantikan Azis di DPR
Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani akan memimpin langsung jalannya Rapat Paripurna DPR RI ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 hari ini. Di mana salah satu agendanya ialah penetapan Lodewijk F Paulus sebagai Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam.
Nama Sekjen Partai Golkar Lodewijk itu diajukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjdi pengganti Azis Syamsuddin. Azis yang merupakan wakil ketua DPR sebelumnya, mengundurkan diri usai ditetapkan tersangka dan ditahan oleh KPK.
“Berdasarkan Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib Pasal 39 yang mengatur mengenai Tata Cara pemberhentian Pimpinan DPR karena mengundurkan diri dari jabatan sebagai Pimpinan DPR, maka DPR perlu menetapkan pemberhentian Saudara Azis Syamsuddin dari jabatan Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam,” kata Puan, Kamis (30/9/2021).
Baca Juga: Lodewijk F Paulus Pengganti Azis Syamsuddin, Airlangga Hartarto: Senior Tertinggi Kedua
Nantinya usai ditetapkan menggantikan Azis, Lodewijk akan langsung dilantik dan diminta mengucapkan sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Syarifuddin.
Profil Lodewijk
Sebelumnya, dalam kunjungannya ke DPR untuk mengajukan nama pengganti Azis, Ketum Golkar Airlangga Hartarto memaparkan sedikit profil tentang Lodewijk.
Diketahui, Lodewijk yang di Manado 27 Juli 1957 saat ini menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar. Kekinian Lodewijk yang merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Lampung. Ia bertugas di Komisi I yang membidangi pertahanan, intelejen.
Lodewijk merupakan purnawirawan TNI dengan pangkat terkahir letnan jenderal bintang 3.
"Sebelumnya Lodewijk pernah Komandan Koddiklat di TNI AD, juga pernah menjadi Komandan Jenderal Kopasus, dan juga kariernya sejak tahun 1981 di mana Pak Lodewijk lulus dari sekolah AD," kata Airlangga.
Airlangga berujar dengan segudang pengalaman yang dimiliki, Lodewijk dianggap tepat menduduki posisi wakil ketua DPR. Menurutnya, penunjukan nama Lodewijk, selain sudah melalui mekanisme yang sesuai di rapat pleno, juga sudah mendengar masukan dari para senior maupun pengurus dan elemen Partai Golkar.
"Sehingga proses di internal Golkar juga sesuai dengan mekanisme sama sepeti yang tadi disamapaikan ibu ketua DPR, di DPR pun akan berjalan sesuai menkansime yag ada," kata Arilangga.
Berita Terkait
-
Hari Ini Lodewijk F Paulus Dilantik Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Azis Syamsuddin
-
Puan Terima Surat Pergantian Azis Syamsuddin ke Lodewijk sebagai Wakil Ketua DPR
-
Lodewijk F Paulus Pengganti Azis Syamsuddin, Airlangga Hartarto: Senior Tertinggi Kedua
-
Besok, DPR Proses Pergantian Posisi Azis Syamsuddin ke Lodewijk sebaga Wakil Ketua DPR
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
50 Tahun Menanti, Warga Bumi Tridharma Jaksel Akhirnya Dapat Titik Terang Sertifikat Tanah
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan