Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita marah-marah sampai berteriak histeris di sebuah minimarket viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @agoes_le, Minggu (3/10/2021) tampak seorang wanita sedang marah-marah pada pegawai minimarket.
Wanita tersebut tampak histeris hingga mengeluarkan kata-kata kasar pada kasir yang sedang bertugas.
Alasan marah-marah
Dalam kolom deskripsi video tersebut, dijelaskan bahwa wanita tersebut menolak dipanggil dengan sebutan oma. Oleh sebab itu dia protes dan marah-marah karena tak terima.
"Oma ini nggak mau dipanggil Oma," tulis akun tersebut, dikutip suara.com, Senin (4/10/2021).
Wanita tersebut lantas berteriak pada dua pegawai minimarket yang sedang bertugas. Ia bahkan berkata kasar karena tak terima dipanggil oma.
"Saya kelihatan seperti oma? Babi lu ya. Saya kelihatan seperti oma? Kenapa? Kenapa? Kenapa?" ujar wanita itu sambil berteriak.
"Emang saya kelihatan seprti oma? Ha? Buta kamu ya? Maaf maaf," teriaknya lagi.
Baca Juga: Viral Warganet Jual Kulkas Harga Rp300 Perak, Publik Ngelus Dada Baca Iklannya
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka menilai bahwa wanita tersebut memiliki gangguan kesehatan mental.
Ada juga yang mengambil pelajaran lebih baik memanggil orang asing dengan sebutan bapak atau ibu saja.
"Pertama ibunya ada masalah lain, kedua pelajaran untuk semua agar memanggil 'ibu dan bapak' saja, itu juga aturan dalam berbahasa Indonesia yang baik," komentar salah seorang warganet.
"Siapapun tolong panggil orang lain cukup ibu/bapak, selain menghindari masalah, di Indonesia itu panggilan hormat buat orang yang nggak kita kenal," ujar warganet lain.
"Mungkin dia belum menikah jadi perasaannya masih ABG guys," tulis salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Warganet Pagi-pagi ke Dapur, Curhat Kaget Lihat Sang Ayah Lakukan Hal Ini
-
Kurir Kargo Dicegat Pria Tua, Modus Butuh Tumpangan Ternyata Minta Barang Tak Terduga
-
Suami Bingung Tentukan Kado buat Istri, Endingnya Bikin Pengen Ultah Tiap Bulan
-
Viral Warganet Jual Kulkas Harga Rp300 Perak, Publik Ngelus Dada Baca Iklannya
-
Viral, Video Atlet Layang Jatuh di Atap Pemukiman Warga Papua, Warganet: Ngeri!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai