Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa para atlet kontingen ibu kota yang berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Anies berbicang dengan mereka menggunakan aplikasi penyedia layanan video call.
Kegiatan itu dilakukan Anies pada Minggu (4/10/2021) pagi di rumahnya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Anies menyebut dirinya melakukan video call bersama Jurnalis Nurhakim, atlet sepatu roda; Tika dan timnya, atlet dayung, Agi dan rekannya, atlet cricket; Toriq, atlet taekwondo; dan Ketua Kontingen (CDM) Hidayat Humaid.
"Hari Minggu pagi kemarin kirim dukungan dan doa lewat video call kepada teman-teman atlet kontingen DKI Jakarta yang akan bertanding hari itu," ujar Anies melalui akun instagramnya, @aniesbaswedan, Senin (4/11/2021).
Dalam unggahannya itu, Anies memamerkan DKI yang masih menjadi pimpinan klasemen perolehan medali.
Ia terlihat membagikan foto dirinya sedang membaca koran yang memiliki headline "PON Dibuka, DKI Memimpin" sambil ditunjukan kepada kamera.
Sampai Minggu (3/10/2021) pukul 21.09 WIT, DKI memperoleh 36 emas, 23 perak dan 24 perunggu, perolehan sementara medali. Tuan rumah Papua menduduki peringkat kedua dengan 28 emas, 23 perak, dan 28 perunggu.
Kepada para atlet, Anies berharap mereka bisa tetap semangat dalam bertanding dan menjaga sportifitas. Selain itu, Mantan Mendikbud itu juga berharap para atlet bisa menjadi inspirasi banyak orang.
"Atlet DKI Jakarta harus bisa jadi inspirasi tentang kerja keras dan semangat pantang menyerah, serta jadi teladan untuk sportivitas dan persahabatan," jelasnya.
"Selamat bertanding, terus jaga semangat, senyum terus, optimis terus. Salam hangat dari Jakarta buat Papua," tambahnya memungkasi.
Baca Juga: Ukir Rekor, Lampung Raih 2 Emas dan Satu Perak di PON Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM