Suara.com - Diduga bermula dari rasa cemburu, seorang perempuan di Manado meninggal di tangan kekasihnya sendiri. Perempuan berinisial OR (22) tewas dengan tikaman benda tajam di dadanya.
Menurut penuturan terduga pelaku, yakni MW alias Margareth (20), OR dan MW sempat bertengkar lantaran OR cemburu. Kecemburuan disebabkan karena MW bertemu mantan kekasihnya yang merupakan seorang laki-laki.
Dengan keadaan sama-sama mabuk, pertengkaran mereka berakhir melibatkan benda tajam, yaitu gunting.
Dalam video keterangan MW yang diunggah dari akun Instagram @nenk_update, mulanya yang membawa gunting adalah korban yakni OR. Kemudian keduanya saling tarik menarik gunting tersebut dan menikam OR sendri.
Namun saat ditanyai mengapa korban bisa membawa gunting, MW tak bisa menjelaskan.
“Pelaku MW sudah diamankan. Pengakuan pelaku dia dan korban sudah berhubungan pacaran sesama jenis sejak 29 Juli 2021. Mereka tinggal bersama di tempat kos tersebut,” ujar Kapolsek Wanea AKP Arie Nayoan, Kamis (30/9/2021) seperti yang dikutip dari Nenk_update.
“Korban perempuan, pelakunya juga seorang perempuan," imbuhnya.
Korban sendiri sempat dibawa ke RS Bhayangkara Manado oleh MW dan teman indekos lain. Namun OR tak bisa diselamatkan.
Video wawancara terduga pelaku yang beredar di media sosial menimbulkan berbagai reaksi dari warganet.
Baca Juga: Dengar Curhat Driver Ojol Diputus Pacar, Penumpang Ini Ngakak
"Muka nya kaya enggak bersalah yaa. Santai banget," komentar seorang warganet.
"Santuuy banget mbaknya. Jaman sekarang kalau akhlak enggak dikuatin bunuh orang kaya bunuh kutu," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah