Suara.com - Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, tower atau menara 4, 5, 6, dan 7 masih merawat 250 orang pada Rabu (6/10/2021). Pada hari ini berkurang 14 orang.
"Jumlah pasien rawat inap di RSDC Wisma Atlet Kemayoran adalah 252 orang, dan semula berjumlah 266 orang," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu.
Aris menjelaskan rekapitulasi pasien positif Covid-19 yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran, terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020-6 Oktober 2021, adalah 128.246 orang.
Adapun pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 126.360 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 1.038 orang, dan dinyatakan meninggal sebanyak 596 orang.
Sementara itu, di RSDC Wisma Atlet Pademangan, tower 8, 9, dan 10, jumlah pasien rawat inap bertambah 156 orang.
Semula, pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Pademangan berjumlah 4.812 orang. Hari ini, jumlah pasien meningkat menjadi 4.968 orang.
Untuk pasien rawat inap yang memperoleh perawatan di RSDC Rusun Pasar Rumput tower 1 dan 2, per Rabu, berjumlah 2.138 orang. Jumlah pasien tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 147 orang apabila dibandingkan dengan jumlah pasien rawat inap pada Selasa (5/10) yang sebanyak 2.285 orang.
Rekapitulasi pasien rawat inap di RSDC Rusun Pasar Rumput, terhitung mulai tanggal 21 September 2021-6 Oktober 2021, menunjukkan sebanyak 3.902 orang merupakan pasien terdaftar, dengan pasien yang dinyatakan selesai isolasi sebanyak 1.673 orang, pasien APS (pasien yang pulang atas permintaan sendiri, red.) sebanyak 2 orang, dan pasien yang dirujuk ke RS lain sebanyak 89 orang.
Penurunan jumlah pasien rawat inap juga terjadi di RSKI Pulau Galang. Jumlah pasien berkurang sebanyak 3 orang, sehingga menjadi 286 orang.
Baca Juga: Coba Kabur saat Jalani Perawatan Covid-19, Wanita Ini Malah Terjebak
Berdasarkan hasil rekapitulasi pasien di RSKI Pulau Galang, terhitung sejak 12 April 2020-6 Oktober 2021, terdapat sebanyak 16.797 orang yang terdaftar sebagai pasien rawat inap. Pasien yang dinyatakan selesai isolasi berjumlah 16.468 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 42 orang, dan dinyatakan meninggal sebanyak 1 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim