Suara.com - Beredar foto yang menampilkan atlet peraih medali emas dari NTT di PON XX Papua dijemput menggunakan mobil pikap.
Foto tersebut dibagikan oleh akun Twitter @narkosun01.
Dalam foto tersebut, atlet peraih medali meas dari NTT yaitu Susanti Ndapataka dan yang lainnya berada di sebuah mobil pikap.
Hal tersebut membuat warganet merasa miris melihat pemandangan itu.
Mereka terlihat menaiki mobil pikap saat kembali ke rumahnya dari bandara.
Dijemput Mobil Pikap
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa Susanti Ndapataka dan yang lainnya tidak mendapatkan sambutan dari Pemprov NTT.
Padahal Susanti Ndapataka telah mendapatkan medali emas pertama dari NTT.
Saat tiba dari bandara, mereka langsung dijemput menggunakan mobil pikap yang telah usang.
Baca Juga: Aceh Dikaitkan dengan Isu Sepakbola Gajah di PON Papua, Ini Tanggapan Fakhri Husaini
Mereka terlihat duduk berada di bagian belakang mobil pikap yang seharusnya tak digunakan untuk mengangkut orang.
Tak hanya itu, dalam foto tersebut mereka juga terlihat kepanasan karena tak ada atap mobil yang menutupi.
Mereka diangkut menggunakan mobil pikap yang bagian belakangnya terbuka.
Akun yang mengunggah foto tersebut merasa miris melihat hal tersebut.
"Ini benar-benar keterlaluan dan memalukan. Susanti Ndapataka, peraih medali pertama NTT di PON XX Papua dijemput pick up saat kembali ke rumahnya dari bandara tanpa ada sambutan dari Pemprov NTT. Mana apresiasi dari Pemprov NTT dan gubernur? Terlalu!" tulisnya, dikutip Suara.com.
Perlu diketahui, Susanti Ndapataka meraih medali emas pertama untuk NTT dari cabang Muaythai putri kelas 60 kilogram.
Berita Terkait
-
Pratinjau Semifinal Bola Basket PON Papua: Kuda Hitam Bisa Beri Kejutan
-
Jadwal Bulu Tangkis PON Papua Hari Ini: Laga Penentuan Juara Grup
-
Satgas Pastikan Tak Ada Atlet PON 2021 Jawa Barat yang Positif COVID-19
-
Bikin Merinding, Beredar Penampakan Dapur Restoran Cepat Saji
-
Bentuknya Unik, Kue Ulang Tahun Berbentuk Paket Ini Dikira Cuma Kardus Dikasih Lilin
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan