Suara.com - Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengonfirmasi di Twitter bahwa pihaknya telah melakukan operasi di markas ISIS-K.
Menyadur DW Kamis (7/10/2021), mereka menghancurkan tempat persembunyian ISIS-K di utara Kabul, Senin menyusul ledakan di masjid Eidgah, Minggu yang menargetkan acara peringatan ibu jubir Taliban Zabihullah Mujahid.
"Pangkalan ISIS hancur total dan semua anggota ISIS di dalamnya tewas akibat serangan yang menentukan dan sukses ini," tulis Mujahid.
Penduduk dan wartawan melaporkan adanya pertempuran sengit di distrik Khair Khana di Kabul utara. Warga mengonfirmasi pada media bahwa mereka mendengar suara tembakan dan ledakan sepanjang malam.
Abdul Rahaman, seorang warga Kabul dan pegawai pemerintah, mengatakan kepada AFP bahwa kebisingan membuatnya terjaga sepanjang malam.
Dia mengatakan pejuang Taliban menyerang setidaknya tiga rumah di lingkungannya.
"Mereka mengatakan mereka mengejar pejuang Daesh (IS) di daerah itu. Saya tidak tahu berapa banyak yang terbunuh atau ditangkap tapi pertempuran itu intens."
Seorang pejabat pemerintah mengatakan lima orang tewas dan 11 terluka dalam serangan itu termasuk warga sipil dan anggota Taliban.
"Kami juga telah menangkap tiga orang sehubungan dengan ledakan itu," kata pejabat itu.
Baca Juga: Dulu Adili Taliban, Jaksa - Pengacara Perempuan Afghanistan Kini Diburu
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?