Suara.com - Polisi memastikan seorang mahasiswa yang ditemukan tewas di lantai dasar parkiran mobil Kompleks Pertokoan Palembang Indah Mal (PIM) di Palembang, Sumatera Selatan, murni bunuh diri.
“Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi yang ditunjang dengan sejumlah alat bukti di antaranya rekaman CCTV dipastikan tewasnya korban murni karena bunuh diri,” kata Kepala Kepolisian Sektor Ilir Barat 1 Palembang Komisaris Polisi Roy Aprian Tambunan di Palembang, Sabtu (9/10/2021) malam.
Menurutnya, kesimpulan tersebut didasari adanya keterangan dari orang tua korban yang menyebut sempat ada komunikasi di antara mereka sebelum korban ditemukan tewas terkait membahas urusan kuliah.
“Dari keterangan orang tua, jelas kalau korban depresi masalah kuliah,” ujarnya.
Dari rekaman CCTV yang ada, lanjutnya, diketahui korban datang ke Palembang Indah Mal dengan mengendarai sepeda motor sendirian pada Jumat (8/10) sore.
Namun petugas tidak mengetahui aktivitas korban setelah masuk kedalam hingga dia berada di bagian "rooftop" mal tersebut karena di area itu tidak dilengkapi kamera CCTV.
Hingga akhirnya korban ditemukan tewas tertelungkup di area lantai dasar parkiran tepat disamping Hotel Emilia.
Adapun kejadian itu terungkap setelah pekerja mal Ahmad (42) mendapat aduan dari seorang pengunjung ibu-ibu bahwa ia melihat seorang pria tergeletak bersimbah darah usai jatuh dari atap gedung saat melintas di area TKP.
Kemudian Ahmad yang menjadi saksi memberitahu atasannya yang selanjutnya dilaporkan kepada polisi.
Baca Juga: Lihat Adegan Korban Dicangkul, Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Anwar Dihukum Mati
Sekitar pukul 16.30 WIB Tim SPKT langsung bergerak ke TKP dan melakukan identifikasi jasad korban. Dari situ polisi menemukan sejumlah identitas KTP, SIM, dan satu unit gawai.
Diketahui korban bernama Alfitra Kidzi Mahirza (22) warga Jalan Rambutan Dalam RT 043/011, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang. Korban diketahui merupakan mahasiswa D IV semester akhir di Politeknik Negeri.
Jenazah langsung dievakuasi tim identifikasi ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hassan Palembang untuk dilakukan visum. Pada tubuh korban ditemukan luka pada bagian kepala.
Setelah divisum, jenazah korban diserahkan kembali kepada pihak keluarganya. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Lihat Adegan Korban Dicangkul, Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Anwar Dihukum Mati
-
Terungkap, Mahasiswa Tewas Lompat dari Gedung Mal Depresi Telat Wisuda
-
Heboh, Mahasiswa di Palembang Tewas Lompat dari Gedung Mal
-
Setahun setelah Bunuh Istri, Tom Sharkey Ditemukan Tewas Bunuh Diri
-
Sidang Lapangan Korupsi Masjid Sriwijaya, Hakim Tanyakan Batas Lahan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI