Suara.com - Viral di media sosial sebuah kisah tentang seorang ibu guru yang mengaku tak kuat menjalani pekerjaannya. Selain karena persoalan penghasilan yang kurang mencukupi, ia juga tak sanggup terpisah jauh dari keluarganya.
Lewat sebuah video yang diunggah di akun Tiktoknya, wanita bernama Yasmien Aiezzam Yasin itu meluapkan penderitaan yang selama ini ia alami saat bekerja sebagai guru selama kurang lebih 4 tahun.
Dalam video yang viral tersebut, Yasmien menyebut bahwa salah satu alasan ia tak kuat bekerja adalah faktor emosional dengan anak dan suami.
Ia mengaku tak tahan terpisah dari keluarga karena ia harus mengajar di luar daerah.
Tak tahan lihat anak lebih dekat dengan ART
Ditambah lagi, ia juga merasa terluka saat melihat anak-anaknya jauh lebih dekat dengan sosok pengasuh ketimbang dirinya.
Hal itu lah yang membuatnya memutuskan untuk resign atau mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai seorang pengajar.
Ia pun sempat dikecam karena memilih meletakkan pekerjaan sebagai guru yang sudah diemban selama kurang lebih 4 tahun.
"Banyak faktor yang membuat saya resign, salah satunya emosi, saya tinggal terpisah dengan anak dan suami. Saya kerja di Penang suami dan anak-anak tinggal di Kota Bharu," tulis wanita tersebut.
Baca Juga: Viral! Gara-gara Tak Diberi Uang, Pengamen di Pekalongan Ini Ngamuk
Melansir dari mStar.com, disebutkan bahwa anak-anak dari Yasmien lebih dekat dengan ART yang mengasuh mereka. Hal itu membuatnya sangat sedih.
"Inilah yang paling menyakitkan, setiap kali anak menangis dia cari bibik dulu bukan saya. Anak peluk bibik depan saya. Saya tak sanggup sungguh tak mau," bebernya.
Alasan lain yang membuatnya berhenti mengajar
Selain karena tak tahan hidup terpisah dengan anak dan suami, Yasmien juga memiliki beberapa alasan lain yang membuatnya memutuskan untuk berhenti mengajar.
Ia mengaku tak sanggup lagi pulang pergi setiap Minggu demi bisa menjumpai anak dan suami. Ia juga mengaku mengalami kesulitan finansial sebelum akhirnya meminta bantuan suami.
"Setiap minggu pulang balik Penang-KB, setiap hari nak pergi kerja menangis dalam kereta," ujarnya dalam video yang diunggah.
Berita Terkait
-
Hamil Diduga Nekat Manggung, Lesti Kejora Pingsan, Warganet Mikir Dua Kali Mau Iba
-
Viral Cewek Rendam Uang Pakai Deterjen, Publik: The Real Pencucian Uang
-
Viral Cewek Ngelus Dada Setiap Teman Main Kos, Cuma Mau Numpang Ngedot
-
Viral! Gara-gara Tak Diberi Uang, Pengamen di Pekalongan Ini Ngamuk
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur, Plt Gubernur: Tim Sudah Turun
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional