Suara.com - Kontingen DKI Jakarta menaruh harapan pada cabang olahraga renang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Enam nomor perlombaan itu diharapkan bisa menjadi lumbung medali emas.
DKI Jakarta sempat memimpin perolehan medali di awal gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Namun, sekarang Kontingen ibu kota sudah disalip oleh Jawa Barat dan Jawa Timur yang menempati posisi pertama dan kedua.
Ketua KONI DKI Jakarta Djamhuri P Wibowo berharap semua atlet DKI yang berlaga di partai final cabang olahraga renang bisa memborong semua medali emas. Dengan demikian, maka diharapkan Jakarta bisa memperkecil ketertinggalannya.
"Kalau perlu medali emas semuanya bisa direbut oleh atlet-atlet DKI," ujar Djamhuron di Arena Akuatik Kampung Harapan Kompleks Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/10/2021).
Sebelum perlombaan renang dimulai, di tempat yang sama DKI Jakarta berhasil menyabet medali emas pada loncat indah nomor singkronisasi pria yang didapatkan atlet Andriyan dan Adityo Restu Putra.
Sama seperti loncat indah, renang juga merupakan salah satu cabang olahraga unggulan DKI. Diharapkan atlet-atlet yang berlaga bisa mendapatkan raihan serupa.
"Untuk PON-PON yang lalu, kita mendapat medali emas. Ini juga mendapatkan medali emas. Ini juga karena pembinaan yang bagus. jadi bisa kontinyu," katanya.
Di sisa empat hari terakhir PON XX Papua, Djamhuron berharap nantinya DKI akan mendulang banyak medali emas dan keluar sebagai juara umum. Ia pun berpesan kepada para atlet ibu kota agar tetap fokus supaya meraih kemenangan.
"Tenangkan pikiran, fokus pada pertandingan dan harus berbuat yang luar biasa untuk memperoleh hasil yang luar biasa juga," pungkasnya.
Baca Juga: Kontingen DKI Raih Emas di Loncat Indah PON XX Papua, Pertahankan Raihan di Jabar 2016
Hingga Minggu (10/10/2021) pukul 19.00 WIT, Jawa Barat masih memimpin klasemen PON XX Papua dengan perolehan 220 medali. Rinciannya, terdiri dari 82 emas, 66 perak, dan 72 perunggu.
Jawa Timur masih menempati peringkat kedua dengan koleksi 70 emas, 61 perak, dan 55 perunggu.
Kemudian, DKI Jakarta menyusul di peringkat ketiga dengan total raihan 195 medali yang terdiri dari 69 emas, 57 perak, dan 71 perunggu.
Berita Terkait
-
Menpora Tinjau Penerapan Prokes Sepak Bola Putra PON Papua
-
PON Papua: Atletik Sumut Tambah Dua Perak
-
Kontingen DKI Raih Emas di Loncat Indah PON XX Papua, Pertahankan Raihan di Jabar 2016
-
Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk
-
PON Papua: Pegulat Jatim Varadisa Hanya Butuh 30 Detik Untuk Menangi Laga Final 76kg
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan