Suara.com - Pundi medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua untuk kontingen DKI Jakarta kembali bertambah. Kali ini, atlet ibu kota berhasil meraih nilai tertinggi pada perlombaan cabang olahraga lompat indah.
Atlet DKI, Andriyan dan Adityo Restu Putra dari DKI Jakarta berhasil menyabet gelar juara pada nomor sinkronisasi menara putra. Pada partai final, pasangan ini berhasil memperoleh nilai terbaik 371.2.
Andriyan dan Adityo mengalahkan atlet kontingen Sumatera Selatan, M Rizky Anugrah dan M. Ridho Akbar. Pasangan ini meraih medali perak setelah mendapat nilai 306.96 dari dewan juri.
Sementara itu, untuk peraih medali perunggu adalah perwakilan Papua, Adil Ahmad Ibra dan Alvien Ahmad Frazanery yang mendapatkan nilai 283.32.
Raihan Andriyan dan Adityo ini artinya mereka berhasil mempertahankan capaian mereka pada gelaran PON XIX Jawa Barat 2016 lalu.
Saat itu, keduanya juga mendapatkan medali emas usai mengalahkan wakil Jawa Timur Muhammad Nasrullah/Luthfi Niko Abdillah dan atlet dari Sumatera Selatan Yongki/M. Ridho Akbar.
Mendapatkan hasil ini, Andriyan mengaku senang. Ia memang sudah menargetkan medali emas pada perlombaan kali ini.
"Syukur Alhamdulillah kami diberi loncatan yang baik, diberi keselamatan, Alhamdulillah kami bisa mendapatkan medali emas," ujar Andriyan di lokasi, Minggu (10/10/2021).
Baca Juga: Satgas Covid-19 Rilis Aturan Perjalanan Dalam Negeri Terkait PON XX Papua, Begini Isinya
Berita Terkait
-
Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk
-
PON Papua: Pegulat Jatim Varadisa Hanya Butuh 30 Detik Untuk Menangi Laga Final 76kg
-
Satgas Covid-19 Rilis Aturan Perjalanan Dalam Negeri Terkait PON XX Papua, Begini Isinya
-
Atlet Anggar Kaltim Ima Safitri Butuh Tiga Kali PON untuk Raih Emas
-
PON Papua: Kalahkan Jabar, Jatim Lolos ke Semifinal Sebagai Juara Grup E
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum