Suara.com - Beredar video aksi pengendara yang nekat melewati jalanan yang penuh dengan jemuran gabah.
Video itu dibagikan oleh seorang warganet melalui akun Tiktoknya.
Pengendara itu nekat melintasi jalanan tersebut meski terdapat jemuran gabah.
Dalam video tersebut, jalanan tampak penuh dengan gabah yang dijemur milik warga.
Gabah tersebut dijemur di tengah jalan sehingga membuat pengendara yang melintas kesulitan untuk melintas.
Akan tetapi, akhirnya pengendara tersebut nekat melintas dan melindas gabah milik warga.
Jadi Perdebatan
Dalam video tersebut, pengendara itu memperlihatkan kondisi jalan yang hendak ia lewati.
Jalan tersebut penuh dengan gabah yang dijemur di tengah.
Baca Juga: Pot Bunga di Jalan Ijen Malang Dirobohkan Orang Stres, Warganet Singgung Kondang Merak
Kemudian terdapat seorang wanita yang memakai caping. Dia terlihat sibuk meratakan gabah yang dia jemur.
Tiba-tiba pengendara tersebut nekat melindas gabah yang sedang dijemur oleh warga.
Pengendara itu awalnya mengaku bingung melihat jalan yang dipenuhi dengan gabah.
Hingga akhirnya ia memutuskan untuk melindas gabah yang sedang dijemur.
"Pertama lihat juga bingung aku, ini gimana lewatnya, tapi pas saya lihat mobil juga biasa aja lewat nah saya ikut aja lewat," ujarnya.
Aksi pengendara itu menjadi perdebatan warganet. Beberapa warganet ada yang mengatakan bahwa gabah tersebut boleh diinjak atau dilewati.
Sementara itu beberapa warganet lain menilai aksi yang dilakukan oleh si pengendara itu tidak sopan.
Di samping itu pengendara terpaksa melintas jalan tersebut karena tak ada jalan lain.
"Bukannya nggak sopan tapi ya gimana lagi," ungkapnya.
Komentar Warganet
Aksi pengendara tersebut menuai sorotan dari warganet.
Beberapa warganet ada yang mempermasalahkan soal menginjak gabah yang dijemur.
Sebagian lainnya berpendapat hal tersebut boleh dilakukan.
"Nggak apa-apa bro, lu nggak salah, itukan jalan umum," kata warganet.
"Katanya injek aja nggak apa-apa, pas diinjek merasa bersalah," balas warganet.
"Itu kan jalan umum, udah biasa kalau kena lindes, nggak akan kotor, lagian yang dimakan berasnya bukan yang masih ada kulitnya," komentar warganet.
"Serius nanya, itu boleh diinjek kah?" tanya warganet.
"Kan bisa lewat pinggir," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Berawal dari Acara Lempar Bunga di Nikahan, Suami Pasrah Istri jadi Sosok Menyeramkan
-
Ditolak Camer Gegara Hanya Jualan Sayur, Wanita Ini Beberkan Penghasilan Sehari
-
Pot Bunga di Jalan Ijen Malang Dirobohkan Orang Stres, Warganet Singgung Kondang Merak
-
Viral Biaya Parkir Rp 150 Ribu, Pemkab Bandung Barat: Wisatawan Bisa Kapok
-
Viral Video Air Sumur di Sampang Mengandung Gas, Menyala Saat Disulut Api
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!
-
Ini Dia 36 Wartawan Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK