Suara.com - Mantan politisi Partai Demokrat, Fedinand Hutahaean kritik mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Rizal Ramli.
Dalam cuitannya, Ferdinand bahkan menyebut Rizal Ramli tak becus bekerja selama menjadi menteri.
Cuitannya tersebut muncul setelah Rizal Ramli menyatakan meminta Presiden Joko Widodo mundur dalam sebuah berita.
"Sejarah mencatat bahwa @jokowi adalah pejabat yang sukses hingga karir politiknya dari walikota, gubernur dan terpilih jadi Presiden," cuit Ferdinand.
"Saat Presiden pernah mempekerjakan Rizal Ramli tapi dipecat. Mengapa dipecat? Tentu karena tidak becus bekerja, RR sedang bercermin tapi nuduh pak Jokowi," imbuhnya.
Cuitan Ferdinand sendiri telah disukai dan diretweet berbagai warganet.
Unggahannya juga telah memicu berbagai komentar berbagai warganet.
"Ya benar masyarakat juga sudh bosan ocehan RR," tulis warganet.
"Sekolah dulu kalau mau jadi komisaris, cuma menjilat aja belum cukup," imbuh warganet lainnya.
Baca Juga: Gelar Aksi Damai, Peternak Tagih Janji Jokowi soal Pengadaan 30 Ribu Ton Jagung Pakan
"Sejarah juga mencatat Anda gagal nyaleg Partai Demokrat," komentar warganet.
"Biarkan mereka cari panggung," tambah lainnya.
Pada cuitan sebelumnya, Ferdinand juga meminta agar aktivis Haris Azhar dan Fatia segera diperiksa polisi. Ia pun sempat mengkritik persoalan F1 di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut