Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin memberi bantuan kepada gereja untuk pengembangan sekolah dan rumah ibadat bagi masyarakat di sela-sela kunjungannya ke Gereja Kristen Indonesia/GKI Paulus Sowi 4 Manokwari, Papua Barat, Jumat (15/10/2021).
Bantuan tersebut antara lain berupa uang senilai Rp500 juta yang diberikan dari Kantor Sekretariat Wakil Presiden, sesuai arahan Maruf Amin.
"Dari Kantor Wapres juga saya minta ada bantuan khusus yaitu Rp500 juta, ini dari Kantor Wapres, nanti dari anggarannya itu nanti," kata Maruf saat berkunjung ke GKI Paulus Sowi 4 Manokwari.
Sebelumnya, Maruf berbincang dengan Pendeta GKI Paulus Sowi 4 Manokwari dan mendapatkan informasi terkait rencana pengembangan gedung baru untuk sekolah.
"Saya tadi menerima informasi dari Ibu Pendeta bahwa di sini akan dikembangkan pendidikan, dan juga akan ada pembangunan gedung baru, gereja, karena sudah tidak muat lagi," ucap dia.
Dia berharap dengan upaya percepatan pembangunan di Papua Barat dan Papua, Indonesia dapat semakin makmur, memiliki daya saing serta sejahtera.
"Mudah-mudahan nanti Pemerintah akan mengambil peran, Pak Gubernur, Pak Mendagri ini juga. Jika kita membangun Indonesia maju, Indonesia memiliki daya saing, Indonesia yang makmur, Indonesia yang sejahtera; ini akan tercapai, khususnya di Papua Barat dan Papua," tuturnya.
Kunjungan Wapres ke GKI Paulus Sowi 4 dan merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya ke Papua Barat. Wapres juga mendatangi Kantor Majelis Ulama Indonesia atau MUI Provinsi Papua Barat untuk berdialog dengan tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan/ormas keagamaan.
Usai kunjungan tersebut, Maruf bertolak ke Provinsi Papua untuk melanjutkan agenda kunjungan kerjanya. Turut mendampingi Wapres dalam kunjungannya di GKI Paulus Sowi 4 ialah Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Antara)
Baca Juga: Menaker Dukung Pendirian Balai Latihan Kerja di Manokwari Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan