Suara.com - Seorang murid SD di Vietnam tewas karena terbakar setelah ponsel yang ia gunakan untuk kelas online meledak saat mengisi daya.
Menyadur Mirror Rabu (20/20/2021), murid laki-laki kelas 5 SD itu sedang menggunakan ponselnya untuk belajar ketika tiba-tiba meledak dan membakar pakaiannya.
Bocah laki-laki yang hanya disebut sebagai NVQ dalam laporan, menghadiri kelas online dari rumah di Provinsi Nghe An karena pembatasan Covid-19.
Dia duduk di kelas lima Sekolah Dasar Nam Anh dan menghadiri kelas online sekitar pukul 4 sore, ketika insiden itu terjadi, lapor Daily Star.
Dia juga dilaporkan memakai earphone ketika telepon meledak, menurut media lokal.
Tetangga langsung berlari ke rumah dan membawa bocah itu ke rumah sakit tapi dia meninggal malam itu juga, kata pejabat.
Pabrikan ponsel itu tidak diketahui. Juga tidak diketahui, apakah kabel pengisian daya sesuai untuk telepon tersebut atau tidak.
Le Trung Son, pejabat pendidikan senior membenarkan berita ini dan mengatakan pejabat mengunjungi keluarga tersebut untuk menyampaikan duka cita.
Sebelumnya, seorang remaja di India juga dilaporkan meninggal di tempat tidur karena alasan yang sama, yaitu ponsel terbakar ketika diisi daya.
Baca Juga: Kocak! Teman Ngomong saat Kelas Online Disangka Guru, Endingnya Malah Beri Rayuan Gombal
Menurut Times of India , siswa tersebut meninggal karena luka bakar karena ia gagal melarikan diri dari kobaran api.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat