Suara.com - Terjadi lagi, seorang gadis remaja 14 tahun meninggal dunia setelah baterai ponselnya meledak. Pasalnya, gadis tersebut menggunakan ponselnya untuk mendengarkan musik sambil mengisi daya.
Mulanya, gadis bernama Alua Aserkyzy Abzalbek dari Kazakhstan berniat tidur sambil mendengarkan alunan musik dari ponselnya. Tetapi, Alua mendengarkan musik sambil mengisi daya ponselnya.
Tak tahu jelas kronologi detailnya, tiba-tiba seorang kerabatnya menemukan Alua sudah tak bernyawa di kamar. Mereka pun langsung memanggil petugas medis untuk memeriksa kondisi Alua.
Ahli forensik dilansir dari World of Buzz menemukan Alua meninggal akibat ledakan baterai ponselnya. Karena, Alua telah membiarkan ponselnya memutar musik sekaligus mengisi daya semalaman.
Sehingga ponsel menjadi sangat panas dan meledak di pagi hari. Bahkan ditemukan ponselnya yang sudah gosong di bagian baterai dan tidak diketahui mereknya.
"Aku masih tidak percaya dengan kematiannya. Kamu adalah orang yang baik. Kami sudah berteman sejak kecil. Jadi sangat sulit bagi saya hidup tanpamu. Aku sangat merindukannya. Kamu sudah meninggalkanku selamanya," kata sahabat dekat Alua.
Berkaca dari kasus tersebut, kejadian ini seharusnya sudah menjadi pelajaran bagi semua orang yang tidak bisa lepas dari ponselnya. Karena, siapa pun bisa saja mengalami kejadian seperti Alua atau lebih parah lagi.
Sayangnya, masih banyak orang yang berpikir bahwa mengisi daya ponsel sambil menggunakannya tidak akan berbahaya. Seolah mereka tidak memikirkan risikonya jika ponsel menjadi lebih panas.
Karena itu, Anda disarankan tidak mengisi daya ponsel semalaman. Apalagi Anda meletakkannya terlalu dekat. Sehingga meningkatkan risiko Anda bisa terkena ledakan jika ponsel sudah terlalu panas.
Baca Juga: Idap Kanker, Rupanya Ria Irawan Masih Sering Merokok dan Vape
Berita Terkait
-
Diary Seorang Digital Slaves: Saat Notifikasi Lebih Mengatur Saya daripada Alarm
-
5 Rekomendasi HP dengan Chipset Dimensity Terbaik 2026: Performa Kencang, Baterai Anti Boros
-
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027
-
5 HP Realme dengan Layar AMOLED, Visual Jernih dan Warna Tajam
-
Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak