Suara.com - Seorang pria misterius tertangkap Google Maps sedang menulis pesan di sebuah pantai. Foto itu langsung memancing kontroversi warganet mengenai artinya.
Menyadur The Sun Kamis (21/10/2021), foto pria yang ditemukan di Google Maps tersebut memperlihat ia sedang menulis di pasir pantai Tanjung Verde, Afrika.
Foto tersebut diunggah oleh sebuah akun Reddit yang menyebutkan diri sebagai: "Subreddit untuk segala hal yang berkaitan dengan Google Maps, Google Earth, dan Google Street View."
"Pergi ke Tanjung Verde dan melihat orang ini menulis di pasir, ada yang tahu apa yang dikatakannya?," tulis akun u/onelyjo.
Seketika unggahan foto itu langsung memancing beragam komentar dari warganet yang mencoba menerka apa yang ditulis pria itu.
Seorang pengguna Reddit membalas unggahan foto tersebut dan menduga ia menulis sebuah pesan dalam bahasa Portugis, namun disanggah oleh warganet.
"Itu bukan bahasa Portugis, itu bahasa kreol capeverdean, itu didasarkan pada bahasa Portugis tetapi mereka tidak dapat dimengerti satu sama lain," balas warganet lain.
Ternyata foto pria tersebut sudah pernah diposting sebelumnya oleh akun lain bernama u/mbsob dalam versi lebih kecil.
"Saya sedang bermain-main di Google Earth dan menemukan foto ini di pantai Cabo Verde. Apa yang dia tulis?" tulisnya.
Baca Juga: Google Arts & Culture: Jelajahi Museum Secara Virtual Tapi Terkesan Nyata!
Postingan tersebut dibalas oleh seorang warganet yang menjelaskan jika pria itu sedang menulis pesan kepada seseorang.
"Bana adalah penyanyi tanjung-verdean yang sangat populer. Tulisan-tulisannya tidak masuk akal, dan menurut saya orang di sana memiliki masalah kesehatan mental," tulisnya.
Ia mencoba menerjemahkan tulisan pria itu sebagai berikut:
"Bana aku merindukanmu
Ayo baca!
Bola! Siapa?
Apakah Anda bernyanyi?
Bango(?)? Tidak hanya itu!
Bana dan laut
Bana! Kembalilah (?)
Namun, warganet lain tidak setuju dengan terjemahan tersebut yang membuat foto itu hingga kini masih menjadi misteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel