Suara.com - Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengkritik kondisi demokrasi Indonesia di masa pemerintahan presiden Joko Widodo yang semakin memburuk. Hal itu tercermin dari tindakan aparat yang makin represif membungkam orang yang mengkritisi kinerja pemerintahan.
"Pemerintah cenderung mengangkat sebagian tapi menjatuhkan sebagian. Kemudian dalam beberapa konteks cenderung represif, beberapa organisasi dibuat terlarang, beberapa tokoh ditangkap," kata Ridho saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2021).
Dia menyebut kondisi ini disebabkan oleh kepentingan politik koalisi yang semakin gemuk, sehingga kebijakan yang diambil tidak pro rakyat.
"Atmosfer oligarki juga semakin kental, kami melihat ini semua karakteristik dari low politics atau politik kualitas rendah," ujarnya.
Menurut Ridho, kondisi ini tidak baik untuk perkembangan demokrasi Indonesia karena setiap kebijakan hanya mengutamakan kepentingan oligarki.
"Sulit bagi kami melakukan semua tujuan untuk menegakkan keadilan, itu situasi politik saat ini, alam demokrasi dan hukum kita," pungkas Ridho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ketika Tubuh Berbicara: Pantomim dan Bahasa yang Melampaui Kata
-
Menemukan Makna Pulang di Les: Belajar dari Nyoman Nadiana dan Desa Sejahtera Astra
-
Ratusan Mobil Modifikasi Tarung Gengsi di BlackAuto Battle Solo 2026
-
Ida Nurlaela Dorong BUMN Kembangkan Energi Panas Bumi untuk Listrik
-
Sebagian Limit BRI Kartu Kredit Kini Bisa Dipindahkan ke Rekening lewat BRImo, Begini Caranya
-
Review Film Handsome Guys: Kisah Apes Dua Sahabat di Dalam Kabin Hutan Tua!
-
Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Balik ke Rp2,7 Juta per Gram
-
Kok Bisa Ratusan Ton Udang Asing 'Nyelonong' Masuk ke Indonesia?
-
Undangan Diantar Langsung ke Sumber Solo, Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Tahunan MPR
-
Curhat Pilu Santri Kediri di Balik Tembok Pesantren: Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis