Suara.com - Senior Analyst Drone Emprit, Yan Kurniawan mengatakan, keberadaan media sosial lebih dekat dengan masyarakat ketimbang media massa.
Meskipun media massa juga memanfaatkan keberadaan media sosial, namun ia menganggap keberadaannya juga bisa menjadi ancaman.
Yan melihat fenomena di mana banyak media massa berbasis online yang kini membuka akun resminya di aplikasi media sosial.
Itu menandakan kalau media massa yang menyadari bahwa media sosial lebih dekat menjangkau masyarakat.
"Banyak sekarang media online yang buka ofisialnya di sosmed. Yang menarik sampai di Tiktok saja sudah ada sekarang," kata Yan dalam diskusi virtual bertajuk "Hoaks, Kualitas Pers dan Hegemoni Media Sosial" pada Sabtu (23/10/2021).
Kemudian, Yan juga melihat banyak media massa yang memanfaatkan media sosial sebagai pemberitaan.
Tidak sedikit kemudian perdebatan politisi dalam media sosial dijadikan isu oleh media massa.
"Cuitan-cuitan antara Said Didu dan Yustinus soal UU pajak, nah, itu banyak tuh diberitakan, artinya sosmed itu menjadi sumber berita," ujarnya.
Yan menganggap kalau media sosial akan terus berkembang karena memiliki dinamika yang tinggi. Namun ia memberikan catatan terutama bagi media massa.
Baca Juga: Begini Cara Agar Konten Musik Kamu Menarik di Media Sosial
Sebab, keberadaan media sosial harus diantisipasi supaya tidak menggerus keeksisan dari media massa.
"Media massa itu kalau dia enggak adaptif gitu itu nanti akan ketinggalan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Potret Truk Pengangkut Barang Tersesat di Kebun Pepaya, Pengakuan Sopir Bikin Syok
-
Begini Cara Agar Konten Musik Kamu Menarik di Media Sosial
-
Gara-Gara Pelakor, Ojol Ini Dapat Orderan yang Tak Terduga dari Pemesan, Apa Itu?
-
Forum Admin Media Sosial Sumsel Terbentuk, Bakal Gelar Jambore
-
Viral di TikTok, Bocah Naik Joget di Atas Genteng Lalu Jatuh Malah Ditertawakan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!