Suara.com - Kepolisian Riverside mengabarkan seorang peramal di California telah didakwa setelah diduga menipu seorang korban sejumlah 50.000 dolar AS (sekitar Rp 711,4 juta rupiah) untuk mengangkat kutukan keluarga.
Mengutip Newsweek, Senin (1/11/2021), petugas Departemen Kepolisian Riverside mendakwa Andres Pena Meneses dengan pencurian besar-besaran dan pencurian dengan kepura-puraan palsu setelah ia menyamar sebagai peramal di Riverside.
Detektif dari unit kejahatan ekonomi departemen tersebut meluncurkan penyelidikan ke dalam bisnis peramal di 2500 blok dari Arlington Avenue setelah seorang wanita hadir untuk membaca peruntungannya.
Korban menggambarkan peramal tersebut sebagai warga negara Kolombia yang dipanggil "Carlos" dan meyakinkannya bahwa dia harus membayar ratusan dolar untuk menghilangkan parasit dari tubuhnya.
Meneses kemudian menghubungi korban dan mengatakan dia perlu membayar lebih banyak uang untuk membebaskan dia dan keluarganya dari kutukan.
Dia diduga terus meyakinkan korban bahwa anak-anaknya berada dalam masalah dan melalui kepura-puraan tersebut, akhirnya ia berhasil mengumpulkan lebih dari 50.000 dolar AS dari wanita itu.
Sebuah unggahan Departemen Kepolisian Riverside di Facebook menyatakan petugas berhasil menemukan lokasi Meneses dan mengetahui bahwa Meneses pernah terlibat kasus penipuan sebelumnya.
Pada Selasa (26/10/2021), para detektif memberikan surat perintah penggeledahan di rumah dan bisnis Meneses di Riverside.
Para detektif di sana menemukan sejumlah besar uang tunai, boneka voodoo, kartu tarot, altar, benda-benda satanis, dan ular python kecil yang masih hidup. Semua benda tersebut telah digunakan sebagai bagian dari penipuan.
Baca Juga: Penipuan Atas Nama Ivan Gunawan, Ruben Onsu Geram
(Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu