Suara.com - Seorang anak perempuan berusia 12 berinisial FS menjadi korban penjambretan saat melintas bersama temannya di Jalan Damar Elok, Blok G Perumahan Aneka Elok, Penggilingan, Jakarta Timur pada Senin (1/11/2021) lalu. Saat peristiwa itu terjadi korban diduga sempat dicekik pelaku, hingga meninggalkan bekas merah di bagian lehernya.
Berdasarkan penuturan Junaedi (21), satpam perumahan, korban merupakan warga Polu Gebang, yang sedang berjalan menuju rumah teman sekolahnya yang berada di Komplek Aneka Elok.
“Kata korban dia mau ke rumah teman sekolah, Dia jalan bareng sama temannya,” kata Junaedi saat ditemui Suara.com, Rabu (3/11/202).
Dia mengungkap jika peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, dan kebetulan kompleks dalam keadaan sepi.
“Tapi, kalaupun sepi sebenarnya korban teriak pasti kami dengar,” ujarnya.
Saat korban berjalan dengan temannya, sambil memainkan telepon genggam, dari arah berlawan datang dua orang pria berboncengan menghampiri mereka.
“Agak ditahan dulu dan HP langsung dirampas,” ujar Junaedi.
Dalam rekaman kamera CCTV, pelaku yang dibonceng merebut paksa HP korban. Terlihat korban berusaha mempertahankan telepon genggamnya, namun pelaku tetap berhasil merebutnya dan langsung kabur.
Setelahnya korban dengan keadaan menangis sambil berlari, mendatangi Junaedi ke posnya yang tidak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Viral Video Detik-Detik Bocah Dijambret di Cakung
“Nangis, kata dia HP-nya dijambret,” kata Junaedi.
Kepadanya korban mengaku diancam dibunuh kalau tidak memberikan telepon genggam miliknya.
“Ancamannya katanya (korban) pengen dibunuh,” ujar Junaedi.
Saat itu juga Junaedi melihat tanda merah di leher korban, seperti bekas cekikan.
“Kan korban agak ditarik gitu, agak di-cekek gitu. Di sininya (di leher) ada merah,” ujar Junaedi.
Junaedi dibantu satpam lainya mencoba mengejar kedua pelaku. Namun sayang pelaku sudah berhasil kabur.
Belakangan, berdasarkan unggahan akun Instagram Polsek Cakung @humas_polsek_cakung salah satu pelaku sudah ditangkap.
“Salah satu pelaku An. P sudah ditangkap dan diamankan oleh Polsek Cakung, kasus sedang diproses penyidikan," tulis akan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji