Suara.com - Seorang warga di Purbalingga, Jawa Tengah, memiliki solusi untuk mengajak anak-anak tidak ketergantungan 'gadget' sambil memupuk kesadaran soal kebersihan lingkungan.
Hampir setiap harinya, kecuali di akhir pekan, Raden Roro Hendarti mengendarai sepeda motor yang sudah dimodifikasinya menjadi perpustakaan keliling.
Ia mendatangi anak-anak di Desa Muntang supaya mereka bisa meminjam buku, dengan syarat menukarkan buku yang ingin dibaca dengan sampah, seperti gelas plastik, kantung plastik, dan sampah lainnya.
Perempuan berusia 48 tahun ini mengatakan ingin membantu menanamkan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.
"Mari bersama-sama kita menanamkan budaya baca sejak usia dini untuk menghindari bahaya dari dunia digital," ujar Hendarti, yang juga pendiri perpustakaan Limbah Pustaka.
Roro memiliki 6.000 buku untuk dipinjamkan kepada anak-anak.
Ia menyusun buku-buku di belakang sepeda motornya, kemudian ia membawanya ke beberapa lokasi.
Begitu ia datang, anak-anak langsung mengerubungi Roro, sambil berteriak-teriak meminta buku.
Baca Juga: Gedung Perpustakaan Kabupaten Bone Senilai Rp10 Miliar Diresmikan
Mereka membawa kantong berisi sampah-sampah yang diberikan kepada Roro.
Roro mengaku bisa mengumpulkan sekitar 100 kilogram sampah setiap pekan.
Sampah-sampah tersebut kemudian dipilah oleh rekan-rekan Roro dan dikirim untuk didaur ulang atau dijual.
Kevin Alamsyah adalah salah satu pembaca setia perpustakaan keliling Roro. Anak berusia 11 tahun ini juga rajin mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan di lingkungan tempat tinggalnya.
Jiah Palupi, kepala perpustakaan umum utama di desa itu, mengatakan apa yang dilakukan Roro telah membantu upaya mereka untuk memerangi kecanduan 'game online' di kalangan anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer