Suara.com - Seorang pengusaha di Yunani tidak sengaja membuang €19.000 (setara Rp 300 juta) yang rencananya akan disimpan di bank, setelah mengira itu sebagai sampah.
Menyadur Daily Star Kamis (18/11/2021), pemilik usaha kecil yang tidak disebutkan namanya itu berasal dari pulau Lemnos Yunani.
Ia telah memasukkan uang tunai ke dalam dua kantong sampah dengan tujuan mengunjungi cabang setempat pada Senin pagi untuk menyetor uang, Madata.gr melaporkan.
Di samping dua kantong sampah yang berisi uang, dia juga memiliki kotak-kotak berisi sampah yang harus dia buang.
Saat berjalan ke tokonya, dia berhenti di tempat sampah besar untuk membuang sampah sekaligus tas berisi uang tunai, sebelum masuk ke tokonya.
Dia segera menyadari kesalahannya ketika memasuki toko dan tidak punya uang tunai untuk kasir. “Saya melihat sekeliling dan menyadari tas penuh uang tidak ada lagi dan langsung menyadari apa yang telah saya lakukan."
"Saya mulai panik, berlari keluar dan menghentikan mobil dewan yang lewat dan memberi tahu tiga petugas di dalam apa yang terjadi."
Dia melompat ke dalam mobil mereka dan melacak truk sampah, akhirnya menyusulnya di pelabuhan pulau, sebelum isinya dibakar.
“Kami berempat masing-masing mengambil penggaruk dan mulai menggali semua sampah dan dengan cepat menemukan tas pertama.”
Baca Juga: Anggaran Kartu Pra Kerja Ditambah Rp 10 Triliun, Fadli Zon: Tidak Jelas, Buang-buang Uang!
"Kami tidak dapat menemukan kantong kedua, jadi truk membuang semua sampahnya ke sisi jalan dan kami menggali setiap kantong sampah satu per satu, sebelum menemukan plastik kedua, untungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar