Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan kisah sepasang kakak adik yang harus bergantian sepatu demi bisa bersekolah viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, tampak dua bocah kakak beradik bergantian sepatu saat akan berangkat sekolah.
Mereka hanya punya satu pasang sepatu yang harus digunakan secara bergantian.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, kakak beradik tersebut bersekolah di salah satu Sekolah Dasar di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
"Semangatnya buat sekolah luar biasa, satu pasang sepatu dipake bergantian. Salut dengan baku sayangnya kedua bersaudara tersebut," tanggap Waode, salah satu warga Baubau.
Kedua kakak beradik yang diketahui bernama Nadia Blink (11 tahun) dan Riski Blink (9 tahun) melakukan hal tersebut karena sepatu salah satu dari mereka rusak.
Masuk sekolah di jam berbeda
Untungnya, kedua kakak beradik tersebut masuk sekolah di waktu yang berbeda, yaitu pagi dan siang. Meskipun begitu, jika ada momen keduanya harus masuk di jam yang sama, satu di antaranya terpaksa mengalah tak memakai sepatu.
"Kalau saya masuk jam 10 pagi tunggu dia (Riski) selesai dulu baru saya pakai lagi sepatu itu," tutur Nadia Sabtu (20/11/2021).
Baca Juga: Duh, Cuma Gara-gara Makanan Ini Sepasang Kekasih Terpaksa Putus
Aksi memakai sepatu secara bergantian yang terpaksa dilakukan kedua kakak beradik itu tak jarang jadi bahan olokan teman-teman di sekolah.
"Sering diejek-ejek, sering juga didorong," tuturnya.
Kisah pilu menyentuh hati
Sementara itu Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari merasa sangat tersentuh melihat kondisi kedua kakak beradik tersebut.
"Saya sangat terharu membayangkan dulu waktu saya kecil, kurang lebih pengalaman sama seperti mereka, dan saya ingin membesarkan hati mereka, saya ingin mereka tetap semangat di tengah keterbatasan, yakin Allah itu Maha Baik dan Maha Besar dengan segala bentuk jalan-Nya, memberikan pertolongan kepada umat-Nya yang mau berusaha," tutur Kapolres Baubau.
Mendengar kisah kakak beradik tersebut, Kapolres Baubau kemudian tergerak untuk memberi bantuan.
Ia membelikan perlengkapan sekolah serta memberikan motivasi dan dorongan agar keduanya tetap melanjutkan pendidikan meskipun dalam situasi penuh keterbatasan.
Berita Terkait
-
Viral Nikah Pedang Pora ala Pemain Voli, Banjir Komentar Imajinasi Kocak Warganet
-
Polemik Cadas Pangeran, Yana Supriatna Resmi Jadi Tersangka
-
Kondangan Sekaligus Reuni, Jumlah Bridesmaid Pengantin Wanita Ini Bikin Salfok
-
Pemuda Ditegur Karena Mau Salat Pakai Celana Robek, Solusinya Bikin Terenyuh
-
Duh, Cuma Gara-gara Makanan Ini Sepasang Kekasih Terpaksa Putus
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak