Suara.com - Seorang pria di India sepertinya lebih sayang cincin berlian ketimbang nyawanya sendiri meskipun aksinya sudah dicegah petugas.
Hal ini terbukti ketika ia terekam kamera hendak masuk ke kandang binatang buas itu untuk mengambil perhiasan mahal di Taman Zoologi Nehru Hyderabad.
Menyadur Indian Express Minggu (28/11/2021), staf yang bertugas di kandang singa berusaha mencegahnya agar tak jadi santapan hewan buas itu.
Dalam video yang beredar di media sosial, pria itu terlihat duduk di lereng batu besar yang berdampingan dengan kandang dengan seekor singa menunggu di bawah.
Pria yang diidentifikasi sebagai G Sai Kumar, mengatakan kepada polisi bahwa dia sedang mencari berlian yang disembunyikan di dalam kandang.
Pernyataan yang dikeluarkan oleh Taman Kebun Binatang Nehru mengatakan Kumar sedang berjalan dengan susah payah di atas batu-batu besar di area parit kandang Singa Afrika, area terlarang bagi pengunjung.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya ia diserahkan ke Polsek Bahadurpura dan petugas Polsek Bahadurpura mengatakan Sai Kumartak memberi jawaban memuaskan saat dimintai keterangan.
“Dia memberi tahu kami sedang mencari berlian yang dia yakini tersembunyi di kandang singa. Sepertinya dia mengalami gangguan jiwa. Kami akan memberitahu orangtua dan akan memeriksa kondisi mentalnya juga.”
Menurut SHO, Sai Kumar sudah lama tidak pulang meskipun orang tuanya tinggal di Keesara.
Baca Juga: Kisah Pemulung Dapat Rejeki Nomplok, Nemu Cincin Berlian Dijual Seharga Rp 80 Juta
“Dia bilang dia telah berkeliaran selama 17 tahun terakhir. Kami tidak tahu bagaimana dia masuk ke dalam. Kami sedang memverifikasi klaimnya,” kata inspektur.
Ia menambahkan, aksi ini bukan kasus percobaan bunuh diri. “Jika staf tidak menghentikannya, dia pasti sudah dikoyak singa,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok