Suara.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyebutkan sejumlah nama yang berpotensi didukung oleh PPP pada Pilpres 2024.
Meskipun begitu, ia mengatakan hingga saat ini partainya belum memilih tokoh yang akan diusung sebagai calon presiden di pilpres 2024.
Melansir wartaekonomi.id -- jaringan Suara.com, Baidowi menyebut nama-nama tokoh yang berpotensi diusung oleh PPP.
"Ada sebagian yang menyebut nama Erick Thohir, Sandiaga Uno, Anies Baswedan, Khofifah, Ridwan Kamil, dan Ganjar Pranowo, semuanya masih optional," beber Baidowi, Minggu (28/11/2021).
Ia juga menyebut bahwa para kader PPP aktif memberikan masukan terkait sosok yang akan diusung di pilpres mendatang, termasuk usulan agar Ketum PPP Suharso Monoarfa maju sebagai capres.
"Ada juga yang menginginkan Ketum PPP Suharso Monoarfa untuk menjadi calon Presiden," katanya.
Lebih lanjut, Baidowi tak menampik jika nama Menteri BUMN Erick Thohir adalah salah satu sosok yang kerap jadi perbincanagn di internal PPP.
"Artinya, dibilang dibicarakan di internal kader itu iya, tapi apakah nanti itu ada keputusan, ada forumnya tersendiri melalui forum rapimnas atau rakernas," ujar Baidowi.
Anggota komisi VI DPR RI itu pun melontarkan pujian pada sosok menteri yang baru saja resmi masuk jadi anggota Banser itu.
Baca Juga: Pengurus Baru Forum Humas BUMN Diharapkan Jadi Garda Terdepan sampaikan Informasi Publik
"Ya, Pak Erick tokoh yang mumpuni, tokoh yang baik, dia memimpin kementrian BUMN yang melakukan reformasi birokrasi BUMN hari ini," ujarnya.
Tak hanya memuji Erick sebagai tokoh yang baik, Baidowi juga menyoroti Erick Thohir yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah.
Ia menilai jabatan Erick Thohir itu menjadi salah satu persamaan dengan partai berlogo kabah itu.
"Jadi, kalau kemudian Pak Erick Thohir ada persamaan pandangan dengan PPP sebagai partai yang berasal Islam dan sementara Pak Erick ketua masyarakat ekonomi syariah itu hal yang wajar saja," pungkas Baidowi.
Berita Terkait
-
Nyaring Digaungkan Koalisi PDIP-Gerindra, PPP Tunggu Tawaran Menarik
-
CEK FAKTA: Megawati dan Prabowo Resmi Calonkan Ganjar Jadi Capres 2024, Benarkah?
-
Berikut Pesan Erick Thohir untuk Pengurus Baru Forum Humas BUMN
-
Kukuhkan Pengurus Baru Forum Humas BUMN, Ini Pesan Erick Thohir
-
Pengurus Baru Forum Humas BUMN Diharapkan Jadi Garda Terdepan sampaikan Informasi Publik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat