Suara.com - Fakta baru terungkap dibalik kasus pornografi Siskaeee. Perempuan tersebut ternyata membuat konten video porno di beberapa ruang publik di Yogyakarta.
Kabid Humas Polda Yogyakarta Kombes Pol Yulianto mengungkapkan ini berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.
Kepada penyidik, Siskaeee mengaku tidak hanya melakukan porno aksi di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
"Menurut pengakuan S ada beberapa lokasi di Yogya yang dijadikan tempat tersangka S untuk melakukan aksinya selain yang di bandara YIA," kata Yulianto kepada wartawan, Minggu (5/12/2021).
Dalam perkara ini, Siskaeee telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia ditetapkan tersangka usai diperiksa secara intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Yulianto mengatakan Siskaeee langsung menjalani pemeriksaan setibanya di Yogyakarta. Dia diperiksa dengan didampingi kuasa hukum yang telah disiapkan.
"Status S saat ini sudah jadi tersangka," ujar Yulianto.
Pada Sabtu (4/12/2021) kemarin, Siskaeee ditangkap. Dia ditangkap di Bandung, Jawa Barat saat tiba dari Jakarta.
"Sekitar pukul 15.30 WIB, Subdit Direktorat Kriminal Khusus Polda DIY telah mengamankan seorang perempuan dalam video tidak senonoh yang beredar luas di dunia maya," tutur Yulianto.
Setelah ditangkap, Siskaeee langsung digelandang ke Polda Yogyakarta. Dia tiba di Yogyakarta pagi tadi.
Penangkapan terhadap Siskaeee ialah buntut dari viralnya video pamer payudara di Bandara YIA. Video tersebut diduga diunggah oleh Siskaeee pada 23 November 2021 lalu.
Sebelumnya diberitakan, Siskaeee disebut melakukan aksi eksibisionis memamerkan payudara dan organ intimnya di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) ditangkap di Bandung.
Kabar wanita pamer organ intim yang viral ditangkap itu disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago.
"Betul, ditangkap di Bandung," katanya kepada wartawan, menyadur dari Terkini -jaringan Suara.com, Sabtu (4/11/2021).
Sosok Siskaeee
Tag
Berita Terkait
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Terbongkar dari Tato! Polisi Tetapkan Pria Lawan Main Lisa Mariana Tersangka Kasus Video Porno
-
Benarkah Video Syur Lisa Mariana Direkam Saat Sadar? Begini Pengakuannya
-
Waspada Jebakan Batman! Link Video Syur Kendari 1 vs 7 Ancam Kuras Rekening & Curi Data
-
Viral Kendari 1 vs 7: Bukan yang Kamu Kira! Ini Arti & Bahaya Dibalik Isu Video Syur
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!