Suara.com - Hasil survei Indikator Politik Indonesia mengungkap bahwa Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani adalah dua menteri terbaik di mata publik.
Survei tersebut dirilis oleh Indikator Politik Indonesia dengan tajuk 'Kinerja Presiden, Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi dan Peta Elektoral Terkini'.
"Tri Rismaharini dan Sri Mulyani muncul sebagai menteri terbaik di mata publik," kata Burhanuddin Muhtadi, seperti dikutip Suara.com dari Antara.
Dari Survei tersebut diketahui bahwa Mensos Risma dan Menkeu Sri Mulyani mendapatkan persentase masing-masing 12,5 persen dan 12,3 persen secara spontan dari 2.020 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.
Burhanuddin menyebut Risma dan Sri Mulyani sebagai menteri perempuan yang dianggap publik memiliki kinerja positif. Keduanya dianggap mampu memimpin kementerian masing-masing dengan baik.
Sementara itu, kepercayaan publik terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani semakin melejit berkat upaya yang ia lakukan dengan terus memburu aset BLBI.
"Melalui pertanyaan secara spontan, dengan mewawancarai 2.020 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, nama Tri Rismaharini dan Sri Mulyani mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat," ujar Burhanuddin.
Setelah diakumulasi, apresiasi positif yang diberikan kepada Risma mencapai 12,5 persen, sedangkan Sri Mulyani 12,3 persen.
Burhanuddin menyebut kedepannya hal tersebut bisa menjadi modal berharga bagi Risma dan Sri Mulyani untuk menjalankan tugas sebagai menteri.
Baca Juga: Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle
"Saya rasa ini modal berharga untuk kedua menteri menjalankan tugasnya ke depan," kata Burhanuddin. (Antara)
Berita Terkait
-
Risma Pindahkan Bebatuan Sambil Dipayungi Ajudan, Warganet: Ngapain Sih Pencitraan Mulu
-
Kunjungi Korban Semeru, Aksi Mensos Risma Punguti Batu di Tengah Hujan Disorot Tajam
-
Sujiwo Tedjo Persilahkan Para Menteri ke Semeru: Kecuali yang Satu Ini, Nanti Bikin Ribut
-
Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle
-
Punguti Batu Saat Sambangi Terdampak Letusan Semeru, Mensos Risma Kembali Jadi Sorotan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan