Gangguan eksibisionis terjadi sepanjang hidup seseorang dan memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi. Perilaku ini ditemukan sulit untuk dimodifikasi dan / atau dikendalikan.
Anggota keluarga dan orang lain yang dekat dengan orang tersebut dapat membantunya berada di lingkungan yang sehat serta memastikan dia menggunakan internet untuk kepentingan yang positif. Jauhkan dia dari film porno , bacaan, hal-hal tertentu yang mengarah ke aktivitas seksual.
Pengobatan Gangguan Eksibisionis
Orang dengan Gangguan Eksibisionis biasanya tidak mencari pengobatan sendiri dan tidak berpikir mereka memiliki masalah sampai mereka berakhir dalam masalah dengan hukum. Ketika mereka dikirim ke pengadilan dan diberitahu bahwa mereka harus mendapatkan perawatan, biasanya pertama kali mereka berpikir tentang sulitnya melalui perawatan.
Sangat penting bagi individu dengan Gangguan Eksibisionis untuk menghadiri sesi terapi secara rutin untuk belajar mengatasi gangguan tersebut. Terapi Perilaku Kognitif dapat efektif untuk mengidentifikasi hal-hal yang menyebabkan dorongannya, dan cara menghadapi dorongan tersebut dengan cara yang sehat. Biasanya berupa latihan-latihan berikut ini:
- restrukturisasi kognitif (mengidentifikasi dan mengubah pikiran yang menyebabkan perilaku)
- pelatihan relaksasi (untuk mengurangi paparan impuls)
- pelatihan keterampilan mengatasi (berbagai cara untuk berperilaku ketika perasaan gairah mulai terjadi.)
Ketiga terapi tersebut di atas harus dilakukan bersama dengan ahlinya. Demikian itu penjelasan mengenai apa itu eksibisionisme.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi