Suara.com - Belakangan istilah eksibisionisme mulai kerap disebutkan setelah kasus video syur di Bandara YIA terungkap. Pelaku yang dikenal dengan nama Siskaeee telah diamankan oleh polisi. Lalu apa itu eksibisionisme?
Sebenarnya kalian sudah bisa memahami apa itu eksibisionisme dari kasus video pamer alat kelamin di Bandara YIA yang dilakukan oleh Siskaeee. Gangguan eksibisionis adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang mengekspos organ seksualnya - atau alat kelamin - kepada orang lain, biasanya orang yang belum pernah mereka temui dan tidak mengharapkannya.
Itulah definisi ekshibisionisme menurut American Psychiatric Association. Pendek kata, eksibisionis atau penderita eksibisionisme mendapat kenikmatan seksual dari perilaku menyimpang tersebut.
Mari kita ketahui lebih jauh apa itu ekshibisionisme. Berdasarkan artikel yang rilis di thriveworks.com, gangguan eksibisionis berada di bawah klasifikasi gangguan paraphilic.
Kata paraphilia berarti minat seksual ekstrem yang bukan stimulasi genital normal. Parafilia adalah minat seksual yang ekstrim dan berkelanjutan, seperti fantasi, keinginan, dan perilaku yang sedang berlangsung yang bersifat seksual.
Pada umumnya, eksibisionis adalah laki-laki, dan individu dengan gangguan mungkin sengaja mengatur orang lain untuk menonton mereka saat mereka berhubungan seks dengan orang lain. Gangguan ini dapat dimulai pada akhir masa remaja atau awal masa dewasa.
Penyebab Gangguan Eksibisionis
Ada beberapa penyebab eksibisionisme termasuk gangguan kepribadian antisosial, penyalahgunaan alkohol dan minat pada pedofilia.
Faktor-faktor tambahan yang mungkin terkait dengan gangguan ini termasuk pelecehan seksual dan emosional yang dialaminya selama masa kanak-kanak.
Baca Juga: Beberkan Tes Kejiwaan Siskaeee, Psikolog: Ada Masalah Seksual
Tingkat prevalensi untuk gangguan tersebut tidak diketahui, tetapi perkiraan menunjukkan itu ditemukan antara dua dan empat persen dari populasi manusia di dunia.
Berikut gejala eksibisionisme yang umum terjadi dan perlu Anda ketahui:
- Menunjukkan perilaku menyimpang terjadi selama periode waktu enam bulan.
- Menunjukkan perilaku menyimpang yang diulang dan hasilnya adalah gairah seksual yang ekstrim ketika menunjukkan alat kelamin kepada orang asing.
- Perilaku tersebut membuat individu yang mengalaminya sangat tertekan kalau tidak menunjukkan alat kelaminya pada orang asing.
- Kehidupan sosial, karir dan / atau sehari-hari terganggu.
Pemeriksaan terhadap individu yang mengalami ekshibisionisme
Agar individu yang mengalami ekshibisionisme dapat menjalani hidup normal dan tidak pernah melakukan perilaku menyimpangnya lagi, orang lain dapat membantu dengan melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan juga harus mempertimbangkan apakah individu tersebut menyalahgunakan zat.
Pengaruh gangguan ekshibisionisme pada kehidupan sehari-hari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga
-
Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!
-
Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi
-
Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu
-
Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program
-
Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR
-
OURBIRTHDAY Ungkap 3 Member Pertama, Girl Group Baru JYP Setelah 4 Tahun
-
Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?