Suara.com - Mantan ketua Dewan Wakaf Syiah Uttar Pradesh, Waseem Rizvi memutuskan keluar dari Islam dan memeluk agama Hindu pada hari Senin.
menyadur India Today Jumat (10/12/2021), Rizvi masuk agama Hindu dibimbing oleh Swami Yati Narsinghanand , kepala pendeta kuil Dasna Devi di Ghaziabad.
Nama baru pria yang dulu pernah mengusulkan hapus 26 ayat Al Quran ini diganti jadi Jitendra Narayan Singh Tyagi, kata Narsinghanand.
Waseem Rizvi diduga menerima ancaman seumur hidup setelah mengajukan PIL di Mahkamah Agung tentang penghapusan beberapa ayat Al Quran, yang diduga mengajarkan kekerasan.
Namun bandingnya ditolak oleh Mahkamah Agung. Dia juga menerima ancaman setelah merilis buku yang diduga menggambarkan Nabi Muhammad secara buruk.
"Saya telah dikeluarkan dari Islam. Hadiah uang di kepala saya meningkat setiap hari Jumat. Hari ini saya memeluk Sanatan Dharma."
Menyusul kontroversi dan ancaman tersebut, Rizvi merekam dirinya mengungkapkan keinginannya untuk dikremasi menurut ritual Hindu dan tidak dikubur.
Dalam sebuah video, Rizvi menyebutkan bahwa jenazahnya harus diserahkan kepada temannya yang beragama Hindu, Mahant Narsinghan dan Saraswati dari kuil Dasna, dan dia harus menyalakan kayu bakarnya.
Swami Chakrapani Maharaj, presiden nasional All India Hindu Mahasabha mengatakan keputusan mantan ulama Muslim Waseem Rizvi sahab untuk menerima Hindu Sanatan Dharma adalah baik.
Baca Juga: Berang Disebut Lebih Baik Pindah Agama, Abu Janda: Gimana Kalau Kau Pindah ke Neraka?
"Seluruh India Hindu Mahasabha, Sant Mahasabha menyambutnya. Waseem Rizvi Sahab sekarang menjadi bagian dari Sanatan Dharma Hindu kita, tidak ada fanatik yang berani mengeluarkan fatwa terhadapnya."
"Pemerintah pusat dan negara bagian harus memberinya keamanan yang layak."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat