Suara.com - Sedikitnya sembilan jemaah tewas dan puluhan lainnya cedera dalam serangan terhadap sebuah masjid di negara bagian Niger, Nigeria utara, kata polisi setempat, Kamis (9/12/2021).
Menyadur laman kantor berita Anadolu, Komisaris Polisi negara bagian Niger Bala Kuryas membenarkan insiden tersebut, yang terjadi di desa Ba'are di Wilayah Pemerintah Daerah Mashegu.
“Komando Polisi Negara Bagian Niger telah mengirim personel keamanan ke daerah yang terkena dampak untuk lebih menjaga kehidupan dan properti di komunitas itu,” kata Kuryas.
Dia menekankan bahwa lembaga keamanan akan terus melaksanakan tanggung jawab mereka untuk melindungi kehidupan dan properti orang-orang di negara bagian Niger dan Nigeria.
Polisi telah mulai mencari tersangka bandit yang melakukan serangan itu.
Polisi juga menyerukan informasi yang kredibel dari publik untuk bisa menangkap pelaku.
Para penyerang dilaporkan menyerang masjid ketika penduduk desa sedang melakukan salat subuh.
Ahmad Yau, seorang saksi mata, mengatakan korban luka telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Kontagora untuk perawatan.
Serangan itu terjadi kurang dari dua bulan setelah sejumlah bandit menembak mati 18 jemaah di sebuah masjid di desa Mazakuka di daerah yang sama. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Baca Juga: Horor, Sekelompok Pria Bersenjata Serbu Resor Penuh Turis di Pantai Meksiko
Berita Terkait
-
Horor, Sekelompok Pria Bersenjata Serbu Resor Penuh Turis di Pantai Meksiko
-
Keji! Bandit Bakar Bus Penuh Penumpang, 30 Orang Tewas
-
Bandit Bersenjata Bakar Bus, 30 Penumpang Terbakar
-
Bandit Kejam Bakar Bus, 30 Penumpangnya Tewas Hangus Semuanya
-
Sadis! Bandit Nigeria Ngamuk Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terbakar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas