Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan langsung pelaksanaan pertama kali atau kick off vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Para siswa antusias melihat kedatangan Anies.
Pantauan Suara.com di SDN 03 Pagi Cempaka Putih Timur, Anies datang sekitar pukul 07.50 WIB. Ia mengenakan pakaian kemeja biru dengan rompi Pemprov DKI.
Sejumlah warga sudah menanti kedatangan Anies di depan pagar sekolah. Aparat keamanan pun terlihat langsung berjaga di sekeliling Anies begitu datang.
Setelah itu, Anies berjalan kaki ke dalam sekolah. Para siswa tidak boleh langsung menghampiri Anies. Mereka hanya melihat dari kelas untuk di lantai bawah dan di pembatas tembok bagi siswa di lantai dua.
Namun, hal ini tidak menyurutkan antusiasme para siswa. Mereka langsung meneriaki mantan Mendikbud itu begitu tiba.
"Waah, pak Anies, pak Anies," teriak para siswa bersahutan di lokasi, Selasa (14/12/2021).
Begitu sampai, Anies sempat berbincang dengan para siswa.
"Sudah sarapan?" tanya Anies.
"Sudah, belum," kata para siswa sambil berkelakar menjawab pertanyaan Anies.
Baca Juga: Pentingnya Vaksinasi COVID-19 bagi Anak Usia 6-11 Tahun
Kepala Suku Dinas Wilayah Pendidikan II Jakarta Pusat, Uripasih menjelaskan pihaknya menyiapkan 176 dosis vaksin vaksinasi anak di SDN Cempaka Putih Timur 03 Jakarta Pusat.
Jakarta Pusat II yang juga menggelar vaksinasi anak, yakni SDN Johar Baru 09, SDN Harapan Mulia 01 dan SDN Kenari 01 dengan kuota masing-masing 50 dosis vaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!