Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda Sikka mengimbau warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang mengungsi karena takut terjadi tsunami pascagempa magnitudo 7,4 untuk kembali ke rumah masing-masing.
"Gempa yang terjadi cenderung menurun, sehingga kami imbau masyarakat yang berada di lokasi pengungsian untuk kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti biasa," kata Kepala Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda Sikka Ota Thalo, Rabu (15/12/2021).
Hal tersebut dia sampaikan berdasarkan perkembangan dan pengamatan gempa susulan yang terjadi di Flores umumnya dan Sikka khususnya. Dia berharap warga tetap tenang namun waspada sembari terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG.
Jika berada di rumah dan terjadi goncangan keras, langkah awal yang bisa dilakukan oleh masyarakat di wilayah pesisir ialah segera evakuasi mandiri.
Sebelumnya BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT karena gempa M7,5 pada pukul 10.20.22 WIB dengan lokasi 112 km Barat Laut Larantuka, NTT. Namun, dua jam berselang, BMKG menyatakan peringatan dini tersebut berakhir.
Berdasarkan catatan BMKG per 15 Desember 2021 pukul 07.00 WIB, sebanyak 267 gempa susulan Gempa Flores magnitudo 7,4 terjadi di Flores. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem