Suara.com - Gempa yang menguncang Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (15/12/2021) lalu masih menyisakan banyak cerita. Tak cuma mencekam, kejadian itu rupanya juga meninggalkan cerita mengejutkan di tengah kepanikan warga.
Salah satunya adalah sejumlah muda-mudi yang menjadi korban potong rambut karena belum selesai nyalon. Momen ini menjadi viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @chindydoja.
"Biar gagal cantik dan ganteng, mending cari aman sa," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (15/12/2021).
Dalam video amatir itu, terlihat banyak warga panik dan berlarian saat terjadi gempa. Mereka juga berusaha menyelamatkan diri setelah alarm tsunami berbunyi.
Di tengah kepanikan itu, tampak kejadian apes yang dialami oleh sejumlah muda-mudi. Salah satunya dialami seorang cowok yang membonceng temannya dengan motor.
"Ketakutan masyarakat akibat dari gempa bumi," lanjut akun ini.
Cowok itu memegangi kepalanya karena malu dengan model rambutnya. Terlihat, rambut bagian bawahnya botak membentuk garis yang membentang dari satu telinga ke ujung telinga lainnya.
Rupanya, cowok ini sedang potong rambut saat gempa terjadi. Hal itu membuatnya tidak bisa menyelesaikan proses pemotongan rambut karena harus menyelamatkan diri.
Alhasil, ia harus pasrah dengan model potongan rambutnya yang aneh dan nanggung. Kejadian serupa juga dialami oleh sejumlah cewek di sana.
Baca Juga: Diduga Panik Saat Gempa Bumi, Seorang Pria di Kabupaten Sikka Meninggal
Foto-foto amatir warga turut menunjukkan momen saat cewek-cewek berlarian keluar salon. Kondisi rambut mereka juga memprihatinkan karena masih lepek terkena obat.
Cewek-cewek itu rupanya berniat melakukan smoothing. Sayang, guncangan hebat gempa membuat mereka harus lari dengan kondisi rambut basah-basahan.
"Gagal ganteng, gagal catok," tulis akun ini.
Sontak, beragam cerita korban salon di tengah gempa itu ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar bingung apakah harus sedih atau tertawa.
"Bisa-bisanya njir. Gue bingung mau bersedih apa tertawa besti," komentar warganet.
"Aku sebenarnya gak tega, tapi malah ketawa. Semoga selalu dilindungi Tuhan saudaraku di NTT," doa warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Panik Saat Gempa Bumi, Seorang Pria di Kabupaten Sikka Meninggal
-
Ini Hal yang Perlu Diketahui di Minimarket Korea, Salah Satunya Lemari Penghangat Minuman
-
Dikasih Kue Ulang Tahun, Reaksi Suami Bikin Publik Geram: Cari yang Bisa Hargai Mbak!
-
Senggol Pijakan Lokomotif di Jalan, Pajero Sport Terkoyak, Kondisinya Diluar Dugaan
-
Viral Penulis Fissilmi Hamida. Dituduh 'Membunuh' Suami Orang dan Arogan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka