Pada saat perayaan Natal, Sinterklas diceritakan selalu berkeliling untuk membagi-bagikan hadiah melalui cerobong asap. Selain melalui cerobong asap, Sinterklas juga membagikan hadiah melalui kaos kaki yang digantungkan pada cerobong asap.
Maka dari itu kaos kaki juga menjadi aksesoris yang selalu ada saat menyambut perayaan Natal.
Menurut kisahnya saat Santo Nicholas masih hidup ia membantu seorang ayah miskin yang mengalami keterbatasan biaya untuk menikahkan anaknya. Saat itu pula Santo Nicholas memasukkan emas secara diam-diam kedalam kaos kaki untuk membantunya.
2. Gelar Santo
Santo yang tersemat dalam nama Santo Nicholas merupakan sebuah gelar yang diberikan atas keramahan dan kebaikan yang selalu ia berikan kepada orang lain, sikap tulus yang ia tunjukkan membuatnya mendapatkan gelar tersebut.
3. Santo Sang Penyelamat
Pada sebuah kisah diceritakan bahwa suatu waktu, beberapa pelaut terjebak dalam badai besar. Mereka pun berdoa pada Santo Nicholas agar terhindar dari bahaya badai besar.
Sejurus kemudian sosok Santo Nicholas muncul di dek kapal dan meminta laut untuk bersikap tenang. Badai pun sontak berhenti dan para pelayar pun dapat berlabuh di dermaga dengan selamat.
Demikian adalah ulasan tentang asal usul Sinterklas dan fakta menariknya, sudah siap menyambut Hari Raya Natal? Selamat Merayakan bagi Anda yang merayakannya!
Baca Juga: Sinopsis Film Home Alone, Tontonan Fenomenal Saat Natal
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Home Alone, Tontonan Fenomenal Saat Natal
-
Lucu Sampai Bikin Nangis, 4 Film Wajib Ditonton saat Natal Bareng Keluarga
-
Link Live Streaming Misa Natal 2021 Lengkap dengan Jadwalnya
-
Pro Kontra Ucapan Selamat Natal, Wamenag Minta Jangan Dijadikan Polemik
-
Cara Menyikapi Perbedaan Hukum Mengucapkan Selamat Natal dalam Islam
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan