Suara.com - Turki sukses membuat vaksin Covid-19 buatan sendiri yang diberi nama Turkovac. Menurut Presiden Recep Tayyip Erdogan vaksin itu nantinya bakal dikembangkan untuk seluruh umat manusia.
Hal itu dikatakan sang Presiden dalam wawancara yang disiarkan di televisi pada Jumat (24/12/2021) malam.
Menyadur laman Anadolu, berbicara kepada saluran berita A Haber, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan, "Saya tahu beberapa warga kami menunggu produk kami sendiri," dia menyerukan mereka untuk mengambil antrean sekarang untuk mendapatkan suntikan Turkovac.
Sejak awal pengembangan vaksin, Erdogan telah berjanji untuk membuat vaksin untuk dimanfaatkan secara global, dia juga mengatakan itu akan digunakan untuk memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia.
Setelah berbulan-bulan pengembangan dan pengujian, Turki pada Rabu mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 buatan lokal, Turkovac, telah disetujui untuk penggunaan darurat.
“Hingga hari ini, kami menjadi salah satu dari sembilan negara yang memproduksi vaksin Covid-19,” kata Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca.
Vaksin tersebut akan digunakan secara luas mulai minggu depan, kata Koca.
Turki telah memberikan lebih dari 128,07 juta dosis vaksin Covid-19 kepada warga di dalam negeri sejak meluncurkan program imunisasi Januari 2021, menurut angka resmi terbaru. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Baca Juga: Jadi Joki Vaksin, Pria Ini Sudah 8 Kali Disuntik Vaksin COVID-19
Berita Terkait
-
Dibujuk Santa Claus, Anak-anak di Ciamis Akhirnya Mau Disuntik Vaksin COVID-19
-
Jadi Joki Vaksin, Pria Ini Sudah 8 Kali Disuntik Vaksin COVID-19
-
Para Ahli Sebut Anak-anak Tak Perlu Suntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!
-
Pentingnya Vaksinasi Covid-19: Cegah Anak Tertular Varian Omicron
-
Terus Bertambah, 109 Juta Warga Indonesia Sudah Dapatkan Vaksin COVID-19 Lengkap
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan