Suara.com - Curahan hati pilu seorang anak yang memergoki ibunya selingkuh saat sang ayah sedang merantau di luar kota telah menjadi viral di media sosial.
Curhatan itu dikirimkan oleh anak tersebut melalui akun Twitter @tubirfess dan diunggah pada Minggu (26/12/2021).
"Aku ngga tau lagi harus gimana, rasanya sakit banget :(," tulisnya melalui akun Twitter @tubirfess seperti dikutip Suara.com, Senin (27/12/2021).
Pengirim menfess itu menceritakan kisahnya memergoki sang ibu yang malah berselingkuh saat ayahnya sedang merantau.
"Mama aku selingkuh di saat ayahku kerja merantau di luar kota," tulisnya mengawali curhatan.
Bersama dua saudara kandungnya yang lain, ia pernah menyidang sang ibu lantaran tepegok selingkuh. Sang ibu pun berjanji tidak mengulanginya.
"Setahun yang lalu (aku 3 bersaudara) sudah pernah ngesidang mama, dan janji ngga ulangi lagi (okey, kita sepakat ngga ngasih tau papa soal ini)," lanjutnya.
Namun, terhitung sudah dua bulan terakhir ini sang ibu kembali mengulangi perbuatannya lagi. Ibunya kembali berselingkuh dengan orang yang sama.
"Tapi sejak 2 bulan ini mamaku selingkuh lagi dengan orang yang sama," lanjutnya.
Baca Juga: Efek Parno Nonton Layangan Putus, Suami Auto Jadi Korban Kecurigaan Istri: Gara-gara Aris
Ia mengaku tidak sengaja telah membaca percakapan sang ibu dan selingkuhannya. Menurutnya, sang ibu dan selingkuhannya itu membahas hal yang tidak pantas.
Tidak hanya sampai di situ, ternyata sang ibu diam-diam sudah tiga kali ketemuan dengan selingkuhannya.
Peristiwa tersebut membuat mentalnya menjadi terpuruk lantaran ia juga tengah menjalani skripsi.
"Keadaan ini bener-bener bikin mental aku down di saat aku lagi skripsian semester 7," lanjutnya.
Finansial keluarganya ditanggung oleh sang ayah sementara ibunya yang mengurus keuangan keluarganya. Anak ini pun merasa sakit hati dengan peristiwa perselingkuhan ibunya itu.
"Jujur aku sakit hati banget. Ayahku capek-capek kerja jauh demi keluarga, tapi kelakuan mamaku.... Aku sayang sama Ayah, sayang banget," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral Cerita Emak-emak 'Gangster': Hobi Pinjam Uang Buat Hedon dan Nodong Pisau
-
Efek Parno Nonton Layangan Putus, Suami Auto Jadi Korban Kecurigaan Istri: Gara-gara Aris
-
Cewek Tak Mampu Bayar Sewa Karena Ayah Dirumahkan, Respons Bapak Kos Bikin Nangis
-
Viral Pemuda Lakukan Gerakan Salat Sambil Merokok dan Telanjang Dada, Aksinya Tuai Kecaman
-
Ditonton Sampai 12 Juta Kali, Pasangan Tanpa Pandang Fisik Ini Jadi Panutan, Warganet Iri
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau