Suara.com - Sakit tak selalu berdarah, mungkin ungkapan ini cocok untuk para pekerja yang membawa batu bata ini.
Pada video yang diunggah oleh akun @renaldi_star, ia menunjukkan satu truk batu bata yang jumlahnya lebih dari 6 ribu keping.
Mereka sudah separuh menurunkan batu bata tersebut. Namun para pekerja yang terlihat sedang istirahat itu malah berwajah murung.
"Jika Anda mengalami hari yang buruk," ujar pria di balik video tersebut.
"Ingat bahwa kami menurunkan enam ribu batu bata ke alamat yang salah," tambahnya sambil tertawa.
"Kasihan sekali bang," timpalnya lagi.
Dalam video tersebut ia menjelaskan bahwa setelah menurunkan sekirat 6 ribu batu bata, ternyata mereka salah alamat.
Alhasil para pekerja harus menaikkan lagi 6 ribu batu bata tersebut ke truk untuk mengantar ke alamat yang benar.
Video tersebut diunggah pada 19 September, namun masih menjadi For Your Page (FYP) di Tiktok.
Baca Juga: Viral Ornamen Rumah dengan Simbol Dua Agama, Warganet: Toleransi
Unggahan itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Gue suka gaya lo bang sekalipun hal yang melelahkan tapi tetap sukacita," komentar warganet.
"Kok bisa salah alamat bang? Coba cerita gimana jadi salah alamat?," imbuh warganet lain.
"Dulu gua denger kalimat itu cuma sekedar lawakan, lah ini seriusan kejadiaan ya Allah," tambah warganet lain.
"Nah kalau kayak gini, ini idaman mertua para cowok bekerja keras tanpa kenal lelah," tulis warganet di kolom komentar.
"Waduh, 6000 nurunin dah turun salah alamat," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telh ditonton lebih dari 3,5 juta kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan