Suara.com - Pelajar sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah-sekolah sederajat di Provinsi Bengkulu mulai 1 Januari 2022 tidak perlu membayar sumbangan pembinaan pendidikan/SPP.
"Mulai awal 2022 di seluruh SMA/SMK/SLB se-Provinsi Bengkulu uang SPP digratiskan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat, Jumat (31/12/2021).
Eri mengatakan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu sudah mengirimkan surat edaran ke seluruh SMA, SMK, dan sekolah luar biasa mengenai penerapan kebijakan tersebut.
Ia menjelaskan, pembebasan SPP diberlakukan mulai semester genap sehingga siswa yang belum membayar SPP semester sebelumnya harus tetap melunasi pembayaran.
Setelah pemerintah provinsi menggratiskan SPP, ia melanjutkan, dana untuk membiayai pembangunan dan perbaikan sekolah akan diambil dari Dana Alokasi Khusus atau DAK bidang pendidikan dan dana untuk menggaji guru honorer akan dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah/APBD.
"Serta mengoptimalkan (pemanfaatan) dana bantuan operasional sekolah," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng