News / Nasional
Sabtu, 01 Januari 2022 | 11:56 WIB
Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo [Foto: ANTARA]

Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembukaan Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur, untuk pelaku perjalanan luar negeri akan dilakukan secara bertahap demi menghindari risiko penyebaran Covid-19.

“Secara umum kesiapan Bandara Juanda dan tempat karantina sudah baik, tetapi saya minta pembukaan bandara ini dilakukan secara bertahap seperti misalnya setiap seminggu sekali ada evaluasi, ada learning process,” kata Luhut dalam Rapat Koordinasi Pembukaan Bandara Juanda secara virtual, Jumat (31/12/2021).

Luhut menerangkan untuk tahap awal, Bandara Juanda bisa menerima tiga penerbangan internasional per minggu dan hanya untuk pekerja migran Indonesia. Sementara itu, Luhut menyebut evaluasi dilakukan setiap satu minggu.

Apabila hasilnya baik, maka tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jumlah penerbangannya.

"Saya minta Kemenhub, Kemenkes, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan AP1 memantau dan melakukan evaluasi terus-menerus proses dan alur kedatangan PPLN di Bandara Juanda,” ujarnya.

Untuk alur kedatangan, ada tiga hal yang menjadi perhatian yakni alur proses kedatangan PPLN supaya tidak terjadi penumpukan, penambahan personel untuk setiap alur serta integrasi data dengan Kementerian Perhubungan.

“Alur bandara ada beberapa titik menjadi perhatian kita, jangan sampai ini menjadi penumpukkan,” ujarnya.

Luhut mengatakan telah meminta BNPB, gubernur Jawa Timur, Pangdam Brawijaya, kapolda Jatim, dan PHRI memastikan proses karantina berjalan dengan lancar.

"Saya minta pengawasan dilakukan secara ketat sehingga tidak ada kebocoran. Selain itu pastikan segala kebutuhan logistik wisma karantina dapat dipenuhi dan anggarannya tersedia,” kata Luhut.

Baca Juga: Bandara Juanda Kini Jadi Alternatif Pintu Masuk Penerbangan Internasional

Perihal akan diberlakukannya kebijakan ini, Luhut juga menekankan agar semua pekerja dari bandara hingga di tempat karantina untuk diberikan proteksi yang memadai dan dilakukan tes secara rutin.

Load More