Suara.com - Beredar narasi Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjanjikan bonus sebesar Rp 12 miliar jika Indonesia berhasil menjadi juara Piala AFF Suzuki Cup 2020.
Narasi ini dibagikan oleh akun TikTok yosep pada 29 Desember 2021. Akun ini membagikan video wawancara Presiden Jokowi yang berdurasi 1 menit 7 detik.
Dalam narasinya, akun ini menyebut Presiden Jokowi akan memberikan bonus senilai Rp 12 miliar jika tim nasional (timnas) Indonesia berhasil membawa pulang Piala AFF 2020.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
"Bonus Rp 12 Miliar buat team 'Garuda' dikejuaraan AFF 2020.
Harapan Pak @jokowi dan seluruh Rakyat Indonesia semoga menjadi 'Juara dan Pemenang'.
@PSSI pacu terus team Garuda Indonesia."
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Bertambah Lagi, Total Kasus Virus Omicron di Indonesia Jadi 136 Orang
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Presiden Jokowi menjanjikan bonus sebesar Rp 12 miliar jika timnas Indonesia berhasil menjadi juara Piala AFF Suzuki Cup 2020 tidak benar.
Faktanya, video tersebut merupakan wawancara terhadap Presiden Jokowi pada final Piala AFF 2016 silam. Salah satu cuplikan video itu diambil dari media CNN Indonesia yang diunggah pada 17 Desember 2016.
Dalam video aslinya, Presiden Jokowi memang berjanji akan memberikan bonus sebesar Rp 12 miliar kepada timnas Indonesia yang akan berlaga pada ajang AFF.
Pernyataan itu diungkapkan Presiden Jokowi saat sedang menikmati akhir pekan di Istana Bogor, Jawa Barat. Jokowi juga terus memberikan dukungan pada timnas PSSI Indonesia. Terutama saat Thailand vs Indonesia dalam laga final piala AFF 2016.
Selain itu, video itu juga telah diunggah oleh KOMPASTV pada 17 Desember 2016. Dalam video tersebut, Jokowi dikabarkan telah memberikan suntikan semangat kepada timnas Indonesia agar bisa juara dalam Final AFF 2016.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Presiden Jokowi menjanjikan bonus sebesar Rp 12 miliar jika timnas Indonesia berhasil menjadi juara Piala AFF Suzuki Cup 2020 adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konteks yang salah, yakni ketika konten asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah.
Tag
Berita Terkait
-
Bertambah Lagi, Total Kasus Virus Omicron di Indonesia Jadi 136 Orang
-
Omicron di Indonesia Tambah 68 Kasus: Stop Pergi ke Negara-negara Ini
-
Nonton Timnas Indonesia Tanding di Leg 2 Final Piala AFF, Ini Jarak Ideal Nonton TV
-
Evan Dimas Ungkap Sisi Positif Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand di Leg Kedua Final Piala AFF 2020
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali