Suara.com - Performa Timnas Indonesia dalam bermain bola dikritik oleh Wakil Presiden Indonesia Maruf Amin.
Maruf Amin memberikan kritikan terkait penampilan Timnas Indonesia saat bertanding.
Diketahui, Maruf Amin hadir dalam acara podcast milik Deddy Corbuzier.
Dalam acara tersebut, Maruf Amin menilai bahwa pemain bola Timnas Indonesia memiliki kualias bagus.
Akan tetapi, menurut Maruf Amin terdapat kelemahan dari timnas Indonesia.
Maruf Amin menyebut bahwa daya tahan tubuh alias fisik Timnas Indonesia lemah.
Selain itu, pemain Timnas Indonesia juga memiliki kecepatan lari yang lamban.
Ma'ruf Amin menyebut bahwa dalam dunia sepak bola harus mengandalkan bakat dan fisik.
"Pemain bola kita itu mainnya bagus, tapi daya tahan tubuhnya lemah dan larinya kurang (cepat)," ujar Ma'ruf Amin, seperti dikutip dari makassar.terkini.id--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf: Sebenarnya Produk Lokal Kita Bagus, Tapi Kurang Percaya Diri
Lebih lanjut, Ma'ruf Amin berharap agar stamina dan kecepatan pemain Timnas Indonesia harus diperbaiki.
Sebab, mereka akan bersaing dengan musuh-musuh lainnya yang secara fisik lebih baik.
"Stamina dan lari (pemain) harus segera dibenahi," ungkapnya.
Seperti diketahui, timnas Indonesia menjadi runner up di Piala AFF 2020.
Sebelum laga final Piala AFF 2020, timnas Indonesia berada di peringkat ke-164.
Performa timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020 ini mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.
Berita Terkait
-
Kisah Timnas Indonesia Menjadi Negara Asia Pertama yang Berlaga di Piala Dunia
-
Winger Timnas Indonesia U-19 Irfan Jauhari Merapat ke Persija Jakarta
-
Wapres Ma'ruf: Sebenarnya Produk Lokal Kita Bagus, Tapi Kurang Percaya Diri
-
Tampil Gemilang di Piala AFF 2020, Nilai Pasar 5 Pemain Timnas Indonesia Langsung Melejit
-
Wapres Maruf Amin Diundang Podcast Deddy Corbuzier, Ternyata Kocak Banget
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith